Jumlah Korban Virus Corona di Inggris Lampaui Italia

Petugas medis inggris memindahkan jenazah pasien virus corona. [Foto: Reuters]

LONDON - Inggris telah melampaui Italia dalam hal jumlah korban virus Corona . Mengutip Reuters, Inggris mencatatkan 32.313 orang meninggal akibat virus dengan nama resmi Covid-19 tersebut. Sementara Italia, negeri pizza itu mencatatkan 29.079 korban meninggal.

"Tingginya angka kematian bisa memperbesar tekanan politik ke Boris Johnson yang baru memutuskan untuk melakukan lockdown pada Maret lalu, lebih telat dibandingkan negara Eropa lainnya," sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (5/5/2020).

Makin buruknya pandemi virus Corona di Inggris tak ayal memperkuat argumen parlemen untuk mengevaluasi kinerja Boris Johnson. Sebelumnya, beberapa anggota parlemen dari partai opisisi meminta Boris untuk segera menjelaskan kenapa penanganan virus Corona di Inggris begitu buruk.

Ada beberapa hal terkait penanganan virus Corona di Inggris yang mendapat sorotan akhir-akhir ini. Salah satunya, soal penerapan lockdown yang terlambat.

Ketika lockdown diterapkan berbagai negara Eropa, Inggris memilih untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Dalam bayangan Inggris, hal itu akan memberi ruang terhadap usaha-usaha untuk tetap beroperasi.

Belakangan, Inggris mengubahnya menjadi Lockdown karena pandemi yang tidak menunjukkan penurunan. Masalah lainnya adalah pendataan yang tidak akurat karena hanya mencantumkan kematian dan kasus di rumah sakit.

Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) telah dilibatkan untuk merevisi pendataan tersebut. Sekarang, pendataan mengikutkan kasus dan kematian di luar rumah sakit. Hasilnya adalah lonjakan jumlah korban meninggal. Kurang lebih ada 7000 kematian baru di Inggris.

Penasehat Bidang Sains pemerintah Inggris, Patrick Vallance mengakui bahwa tingginya angka kematian akibat virus Corona (COVID-19) di Inggris adalah imbas dari repson yang lamban.

"Saya akan sangat heran apabila suatu saat nanti kami menengok kembali masa pandemi ini dan tidak terpikir bahwa sesungguhnya kami bisa lebih baik lagi," ujarnya di gedung Parlemen Inggris.

Update Corona Dunia

Melansir data pada laman Worldometer, Selasa (5/5/2020), jumlah kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi di dunia adalah sebanyak 3.640.692 (3,6 juta) kasus.

Dari jumlah tersebut, ada 251.836 kasus kematian. Sementara itu, 1.192.920 (1,19 juta) pasien telah dinyatakan sembuh.

Adapun jumlah kasus aktif saat ini berjumlah 2.195.936 (2.19 juta) dengan 2,1 juta dalam kondisi ringan dan 49.627 orang dalam kondisi serius. []

Komentar

Loading...