Update Corona Dunia: 3,9 Juta Orang Terinfeksi, PBB Peringatkan soal “Mega Kelaparan”

Petugas medis Perancis saat membawa pasien Covid-19. [Foto: Reuters]

Jumlah kasus infeksi virus corona belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Meski terus jatuh korban jiwa, pasien sembuh akibat serangan virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut juga terus bertambah.

Mengutip dari Worldometers, tercatat sebanyak 3.911.454 orang di dunia terinfeksi virus corona hingga Jumat (8/5/2020).

Jumlah korban jiwa akibat virus SARS-CoV-2 tersebut mencapai 270.339 orang. Sementara mereka yang sembuh tercatat sebanyak 1.340.231.

Berikut 10 negara di dunia dengan kasus terbanyak virus corona:

  1. Amerika Serikat: 1.291.569 kasus, 76.905 kematian, 216.527 sembuh.
  2. Spanyol: 256.855 kasus, 26.070 kematian, 163.919 sembuh.
  3. Italia: 215.858 kasus, 29.958 kematian, 96.276 sembuh.
  4. Inggris: 206.715 kasus, 30.615 kematian.
  5. Rusia: 177.160 kasus, 1.625 kematian, 23.803 sembuh.
  6. Perancis: 174.791 kasus, 25.987 kematian, 55.027 sembuh.
  7. Jerman: 169.430 kasus, 7.392 kematian, 139.900 sembuh.
  8. Brazil: 135.106 kasus, 9.146 kematian, 55.350 sembuh.
  9. Turki: 133.721 kasus, 3.641 kematian dan 82.984 sembuh.
  10. Iran: 103.135 kasus, 6.486 kematian dan 82.744 sembuh.

Peringatan mega kelaparan

Program Pangan dunia PBB (WFP) telah memperingatkan bahwa dunia menghadapi mega kelaparan apabila tak cukup memiliki dana untuk memerangi dampak dari pandemi virus corona terutama bagi negara-negara yang paling rapuh di dunia yang sudah bergulat dengan kerawanan pangan sebelumnya.

Direktur Eksekutif WFP, David Beasley mengingatkan pandemi kesehatan akan segera diikuti oleh pandemi kelaparan. "Sebelum ada Covid-19, kami sudah memiliki 135 juta orang, seperti yang saya katakan, berbaris di ambang kelaparan. Itu di samping 821 juta orang yang kelaparan kronis," ujarnya.

Amerika Serikat

New York akan memperpanjang moratorium penggusuran bagi mereka yang tidak mampu membayar sewa. Perpanjangan itu akan berlaku hingga 20 Agustus 2020, guna mengurangi kecemasan atas dampak ekonomi dari virus corona.

“Saya harap ini memberi keluarga napas dalam-dalam” kata Gubernur Andrew Cuomo.

Perancis

Jumlah kematian baru di Perancis adalah sebanyak 178, jumlah ini menunjukkan adanya tren kematian yang mulai menurun di negara itu selama empat hari. Perancis telah mengurangi lockdown sejak Senin (11/5/2020).

Jumlah mereka yang sakit dengan virus corona dan berada di rumah sakit menunjukkan tren penurunan hampir 30 persen dari puncaknya pada 14 April 2020. Meski demikian negara ini tidak akan mencabut pembatasan negaranya setidaknya sampai dengan 15 Juni 2020.

Turki

Turki melaporkan adanya penurunan jumlah pasien meninggal karena virus corona yang dirawat di Unit Perawatan Intensif atau ICU. Namun detail seberapa banyak penurunan tidak disebutkan.

Hinggai Kamis, 7 Mei 2020, jumlah pasien yang sembuh dari virus corona di Turki tercatat 82.984 kasus.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan tidak lama lagi jumlah warga di Turki yang menjalani tes virus corona akan mencapai 1,5 juta orang.

Data Kementerian Kesehatan Turki memperlihatkan ada 1.977 kasus baru virus corona. Dengan begitu, total ada 133.721 kasus virus corona di Turki. []

Komentar

Loading...