Update Virus Corona di Dunia: 1,9 Juta Terinfeksi, 443.732 Sembuh, 119.403 Meninggal

Petugas medis yang mengenakan alat pelindung diri mengawal seorang wanita yang diduga terinfeksi Corona di Instanbul Turki. [Foto: AFP]

Penyebaran virus corona secara global terus mengalami peningkatan, baik dari jumlah kasus maupun pasien yang sembuh.

Dilansir dari data Worldometers hingga Selasa pagi (14/4/2020), jumlah kasus positif virus corona telah menginfeksi hampir 2 juta orang. Lebih tepatnya 1.920.057 orang di dunia telah dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, sebanyak 443.732 orang yang sebelumnya positif virus corona, telah dinyatakan sembuh. Namun, 119.403 orang meninggal dunia lantaran terinfeksi Covid-19.

Berikut 10 negara di dunia yang mencatatkan kasus Covid-19 terbanyak:

1. Amerika Serikat, 584.862 kasus, 23.555 orang meninggal, total sembuh 36.205
2. Spanyol, 170.099 kasus, 17.756 orang meninggal, total sembuh 64.727.
3. Italia, 159.516 kasus, 20.465 orang meninggal, total sembuh 35.435.
4. Perancis, 136.779 kasus, 14.967 orang meninggal, total sembuh 27.718.
5. Jerman, 129.207 kasus, 3.118 orang meninggal, total sembuh 64.300.
6. Inggris, 88.621 kasus, 11.329 orang meninggal, total sembuh 344.
7. China, 82.160 kasus, 3.341 orang meninggal, total sembuh 77.663.
8. Iran, 73.303 kasus, 4.585 orang meninggal, total sembuh 45.983.
9. Turki, 61.049 kasus, 1.296 orang meninggal, total sembuh 3.957.
10. Belgia, 30.589 kasus, 30.589 orang meninggal, total sembuh 6.707.

Nigeria

Nigeria akan memperpanjang kebijakan lockdown di negara-negara Lagos, Abuja, dan Agun selama 14 hari ke depan. Perpanjangan tersebut merupakan langkah Nigeria untuk memerangi virus corona di negara tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dalam sebuah pidato kenegaraan seperti dilansir Al Jazeera. Sebelumnya, lockdown di Nigeria dimulai pada 30 Maret lalu.

Buhari menjelaskan penting untuk memperpanjang lockdown karena peningkatan kasus positif di sejumlah negara lain. "Ini masalah hidup dan mati," kata Buhari.

Perancis

Selain Nigeria, Perancis juga akan memperpanjang lockdown hingga 11 Mei mendatang. Hal itu disampaikan oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron seperti dilansir Al Jazeera.

Ia mengatakan, perkembangan penanganan kasus virus corona di negaranya telah berjalan sesuai rencana, namun "pertempuran belum dimenangkan". "Selama empat minggu ke depan, aturan harus dihormati," kata Macron.

Korsel

Sebanyak 116 pasien virus corona di Korea Selatan yang telah sembuh kembali dinyatakan positif. Hal itu menimbulkan kebingungan bagi lembaga kesehatan negara.

Jumlah kasus eks pasien Covid-19 yang dinyatakan kembali positif meningkat lebih dari dua kali lipat dari sebanyak 51 pasien yang dilaporkan pekan lalu.

Para pejabat menyarankan mereka akan segera mempertimbangkan rekomendasi pengetatan pembatasan yang bertujuan mencegah gelombang kedua wabah virus di Negeri Gingseng.

Pada Senin (13/4) Korsel melaporkan hanya 25 kasus baru corona secara keseluruhan, melanjutkan tren penurunan selama seminggu. Secara total, Korsel telah melaporkan total 10.537 kasus dan 217 kematian.

Singapura

Singapura melaporkan 386 kasus baru virus corona pada Senin (13/4), meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang berjumlah 233 positif.

Dikutip dari CNN, Departemen Kesehatan Singapura menyebut angka itu merupakan lonjakan terbesar dalam satu hari sejak wabah dimulai di Singapura pada 18 Februari 2020.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, semua kasus baru itu diidentifikasi sebagai infeksi Covid-19 yang ditularkan secara lokal. Di antara kasus-kasus baru, 280 di antaranya dikaitkan dengan kelompok yang sebagian besar adalah pekerja asing di asrama. Dua belas pasien lainnya berkaitan dengan kasus-kasus sebelumnya, sementara 94 masih menunggu pelacakan kontak.

Sebelumnya, Singapura sempat mencatat lonjakan kasus harian virus corona terbesar pada Kamis (9/4) pekan lalu, dengan 287 kasus dalam 24 jam. Dengan angka kasus baru yang memecahkan rekor tersebut, total kasus Covid-19 di Singapura kini menjadi 2.918, sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 586 orang.

Di hari yang sama, seorang pria berusia 65 tahun dilaporkan meninggal karena komplikasi yang disebabkan oleh virus, sehingga jumlah kematian di Singapura kini bertambah satu menjadi sembilan. []

Komentar

Loading...