Update Virus Corona di Dunia: 720.117 Terinfeksi, 149.082 Sembuh

Petugas medis Italia membawa peti mati pasien Covid-19 yang meninggal dunia. [Foto: Reuters]

Jumlah kasus infeksi virus corona Covid-19 secara kumulatif di dunia masih terus mengalami peningkatan. Lebih dari 170 negara telah melaporkan kasus Covid-19. Hingga Senin (30/3/2020) pagi, data real time yang dikumpulkan oleh John Hopkins CSSE menunjukkan, angka kasus positif sebanyak 720.117 kasus.

Dari jumlah tersebut, 33.925 meninggal dunia dan 149.082 pasien telah dinyatakan sembuh. Data tersebut menunjukkan bahwa kasus terbanyak kini tercatat di AS dan Italia.

Kedua negara itu memiliki jumlah kasus lebih banyak dari China, negara yang pertama kali mengidentifikasi adanya virus corona baru ini di wilayahnya.

Sementara, kematian terbanyak terjadi di Italia, disusul Spanyol. Kasus di dua negara ini juga melebihi jumlah kematian yang terjadi di China.

Sementara, jumlah pasien sembuh paling banyak dilaporkan di China. Dari 82.122 kasus, 75.582 di antaranya dinyatakan sembuh. Perkembangan masih terus terjadi dan berubah kondisinya di tiap negara yang terjangkit.

Berikut adalah perkembangan terkini dari wabah virus corona di beberapa negara di dunia:

Kasus Covid-19 di AS masih terus meningkat.

Lebih dari 130.000 kasus telah dilaporkan dengan 2.436 kematian dan 2.661 pasien telah dinyatakan sembuh.

Melansir CNN, Presiden Donald Trump pun mengumumkan perpanjangan social distancing hingga 30 April 2020.

"Kami akan memperpanjang kebijakan hingga 30 April, untuk memperlambat penyebaran. Pada hari Selasa (31/3/2020), kami akan melakukan finalisasi rencana ini dan menyediakan ringkasan dari penemuan kami, data pendukung, dan strategi untuk warga Amerika," kata Trump.

Menurut Trump, pemodelan yang dilakukan menunjukkan bahwa puncak tingkat kematian akan terjadi dalam dua minggu.

Nigeria

Pemerintah Nigeria memberlakukan "penghentian pergerakan" di kota terbesar Nigeria dan ibu kota selama 14 hari.

Pengumuman ini disampaikan melalui akun media sosial Twitter resmi dari Presiden Nigeria Muhammadu Buhari pada Minggu (29/3/2020).

Berdasarkan nasihat dari Kementerian Kesehatan Federal dan Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria, Buhari mengeluarkan perintah melarang segala pergerakan di Lagos dan wilayah ibu kota federal selama 14 hari.

Belanda

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Belanda kini berjumlah lebih dari 10.000. Mengutip CNN, 10.866 dilaporkan terinfeksi virus corona jenis baru ini. Artinya, ada peningkatan sebanyak 1.104 kasus baru sejak Sabtu (28/3/2020).
Keterangan ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Belanda pada Minggu (29/3/2020).

Jumlah total kematian saat ini adalah 772, yaitu mengalami peningkatan sebanyak 133 pasien sejak Sabtu (29/3/2020). Sementara, pasien yang telah dinyatakan sembuh adalah sebanyak 253 orang.

Wuhan Bebas Kasus Virus Corona Selama Enam Hari Terakhir

Cina melaporkan penurunan infeksi virus Corona dalam negeri untuk hari keempat, termasuk nol kasus di Wuhan selama enam hari berturut-turut.

Kota Wuhan, yang menjadi pusat wabah, melaporkan tidak ada kasus baru untuk hari keenam, ketika bisnis kembali dibuka dan penduduk mulai membangkitkan kembali kehidupan normal setelah lockdown selama hampir dua bulan.

Terlihat staf yang masih mengenakan masker dan sarung tangan menyambut pelanggan di pintu masuk ke Wuhan International Plaza yang baru dibuka kembali, rumah bagi butik-butik merek-merek mewah seperti Cartier dan Louis Vuitton, dikutip dari Reuters, 30 Maret 2020.

"Plaza Internasional Wuhan sangat representatif (dari kota)," kata Zhang Yu, 29 tahun. "Jadi pembukaan kembali benar-benar membuat saya merasa kota ini hidup kembali."

Angka 31 kasus baru pada hari Minggu, termasuk satu infeksi yang ditularkan secara lokal, turun dari 45 hari sebelumnya, kata Komisi Kesehatan Nasional Cina.

Ketika infeksi turun, para pembuat kebijakan berjuang untuk merevitalisasi ekonomi yang hampir lumpuh oleh lockdown selama berbulan-bulan.

Dikutip dari CNN, dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam kemarin, pemerintah Cina mengatakan bahwa Cina telah memutuskan untuk sementara waktu menunda masuknya warga negara asing ke Cina yang memegang visa atau izin tinggal pada 28 Maret, dikarenakan penyebaran virus Corona di luar negeri.

Siapa pun yang ingin memasuki Cina harus mengajukan permohonan visa baru di kedutaan atau konsulat Cina di negara masing-masing. Pengumuman itu tidak mengatakan berapa lama ini akan berlangsung.

Keputusan untuk secara efektif menutup negara itu bagi orang asing adalah yang terbaru dalam serangkaian langkah yang dimaksudkan untuk melindungi infeksi dari perjalanan internasional, setelah lebih dari 500 kasus impor virus Corona dikonfirmasi di Cina.

Pada Senin, otoritas kota Beijing mengumumkan bahwa semua kedatangan internasional akan dikarantina dan diuji untuk virus Corona di fasilitas pemerintah yang ditunjuk. Kota-kota Cina lain telah menerapkan persyaratan karantina rumah virus Corona yang ketat pada kedatangan internasional. []

Komentar

Loading...