Harga Emas di Banda Aceh Tembus Rp3.050.000 Per Mayam

Emas yang dijual di kawasan Pasar Atjeh, Banda Aceh. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Harga perhiasan emas di Banda Aceh kembali mengalami kenaikan dari Rp2.950.000,- menjadi Rp3.050.000,- per mayam (3,3 gram).

“Kenaikan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir,” kata Wandi, Pedagang Emas Toko Mulia Raya yang berada di kawasan Pasar Atjeh Banda Aceh kepada acehonline.co, Kamis (10/9/2020).

Wandi menjelaskan, harga perhiasan emas tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan.

"Kalau harga pasaran emasnya Rp2.950.000 per mayam, kami ambil ongkosnya Rp100 ribu, maka harga emasnya per mayam kami jual Rp3.050.000," ungkapnya.

Kenaikan harga emas di Aceh, kata Wandi, dipengaruhi dari kenaikan harga emas dunia.

"Kemungkinan naiknya harga emas dunia masih diakibatkan merebakknya kasus Corona di berbagai negara," jelasnya.

Namun dia tidak dapat meprediksi ke depannya harga emas di Aceh kembali naik atau turun.

"Dari trennya dalam beberapa bulan terakhir terus naik. Tapi bisa saja kalau kasus pandemi corona mereda dan ekonomi dunia stabil, maka harga emas bisa kembali turun," ungkapnya.

Sementara itu ketika ditanyai daya jual beli masyarakat akibat tingginya harga emas di Aceh, Wandi mengatakan saat ini daya beli emas sedikit menurun di Banda Aceh.

"Ramai yang jual, tapi yang beli tetap ada karena perhiasan emas di Aceh digunakan sebagai syarat untuk yang ingin menikah (mahar)," imbuhnya. []

Komentar

Loading...