Menikmati Segelas Kopi Konservasi dengan Sehelai Kresek

Cold dreep wine coffee, yang merupakanm enu andalan D’Cafeha Takengon Aceh Tengah. [Foto: Acehonlie.co/Fianda Dardiansyah]

Demi kelestarian alam, sekecil apapun sumbangsih kita, lakukan saja. Itulah sepenggal kalimat yang disampaikan Abdi Indra, mantan Ketua Mapala Hukum Unsyiah, saat tim acehonline.co berkunjung ke cafe yang baru ia buka, di Jalan Lebe Kader, Kota Takengon, Jumat (15/1/2021).

“Silahkan dinikmati bang, abang cukup bayar kopi ini dengan sehelai kresek bekas,” ujar Abdi Indra, sembari menyodorkan segelas kopi espresso.

“Kresek atau plastik asoy bekas yang abang serahkan ke D’Cafeha akan kami reuse atau kami pakai kembali sebagai tempat pembuangan sampah yang dihasilkan oleh cafe ini. Dengan begitu, plastik bekas tidak terbuang percuma,” sambung Abdi Indra.

Kepada acehonline.co, Abdi juga menjelaskan, dirinya selalu meminta saran dan masukan kepada para pengunjung D’Cafeha, terkait apa saja upaya konservasi yang bisa dilakukan dirinya dan cafe miliknya.

“Apa saja saran untuk kelestarian lingkungan akan kami tampung bang. Meski tujuan cafe memang profit oriented, tapi kita tentu tidak boleh abai atau menafikan upaya-upaya pelestarian lingkungan,” kata Abdi Indra.

Pengunjung mencicipi kopi di D’Cafeha. [Foto: Acehonline.co/Fianda]
Dalam kesempatan tersebut, Abdi Indra juga menawarkan salah satu menu andalan D’Cafeha, cold dreep wine coffee kepada acehonline.co.

“Ini proses pembuatan kopinya dengan es batu atau air yang dingin bang. Sedangkan biji kopinya dari jenis wine coffee. Silahkan dicoba bang,” kata Abdi Indra.

Selain espresso dan cold dreep wine coffee, menu kopi lain juga tersedia di D’Cafeha. Seperti sanger espresso, doubble espresso hingga coklat panas maupun dingin.

“Biji kopi dan coklat yang kita sajikan merupakan hasil petani di Dataran Tinggi Gayo bang. Sejak awal, komitmen kami memang menggunakan produk dan hasil pertanian dari masyarakat lokal,” kata Abdi Indra.

Jadi tunggu apalagi, mari berkunjung dan menikmati segelas kopi konservasi di D’Cafeha. Jangan lupa, bawa sehelai kresek bekas. []

Komentar

Loading...