PLN Diminta Gratiskan Listrik untuk Rumah Ibadah dan Dayah di Aceh

Ilustrasi listrik. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Irfansyah berharap PLN Aceh untuk dapat berkontribusi nyata dengan turut mengratiskan pembayaran tarif listrik bagi tempat-tempat ibadah di Aceh seperti masjid, mushalla, dayah dan balai pengajian yang ada di Aceh. Hal itu menurutnya diperlukan akibat masih adanya penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya wilayah Aceh.

“Hal ini penting sekali dilakukan, mengingat dengan kondisi saat ini tempat ibadah dapat terbantu dalam hal pembayaran biaya rekening listrik,” kata Irfansyah dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Minggu (3/5/2020).

Irfansyah menjelaskan, hampir semua tempat ibadah seperti masjid, mushalla, dayah umumnya membiayai kebutuhan operasional dengan sedekah yang disumbangkan hamba Allah yaitu sumbangan dari para jamaah.

“PLN harus memanfaatkan momentum ini sebagai ladang beramal untuk umat dan agama,” ungkap Anggota DPRA termuda ini yang juga Ketua Askot PSSI Langsa.

Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Irfansyah. [Foto: Istimewa]
Lebih lanjut Dek Pan -- panggilan akrab Irfansyah-- juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada PLN yang telah bekerjasama dengan Pemerintah sehingga dalam dua bulan ini telah memberikan keringanan kepada masyarakat dalam mengratiskan atau subsidi pembayaran rekening listrik.

“Lebih eloknya lagi juga hal yang sama diberikan juga untuk tempat ibadah di seluruh Aceh tanpa terkecuali,” harapnya.

Kepada Pemerintah Aceh, Irfansyah menyarankan agar menyurati pimpinan PLN Aceh guna menyampaikan secara serius perihal menggratiskan listrik untuk tempat-tempat ibadah yang ada di seluruh Aceh.

“Semgoa hal ini dapat ditindaklanjuti Pemerintah Aceh, guna membantu dan meringankan beban bagi para pengurus dayah, pengelola tempat ibadah, serta balai pengajian di Aceh, yang memiliki peran besar dalam menegakkan syariat Islam di Aceh,” tutupnya. []

Komentar

Loading...