Dayah Bustanu Malikussaleh Langsa Karantina Santri Selama Dua Pekan

Aktivitas di Dayah Bustanu Malikussaleh Kota Langsa. [Foto: Acehonline.co/Baihaqi]

LANGSA - Dayah Bustanu Malikussaleh Kota Langsa melakukan karantina selama dua pekan atau 14 hari terhadap santri, hal ini dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi virus Corona.

Pimpinan Dayah Bustanu Malikussaleh, Tgk Salahuddin Muhammad atau yang akrab disapa Abati Birem Puntong kepada acehonline.co, Selasa (17/3/2020) menjelaskan, tindakan itu merujuk pada saran dan himbauan dari Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA) Usamah El-Madny dan Pemo Langsa, yang menindaklanjuti surat edaran Gubernur Aceh Nomor 440/4820 tanggal 12 Maret 2020 M/17 Rajab 1441 H tentang cegah virus Corona dengan ibadah, perilaku hidup bersih dan sehat. Serta surat edaran Gubernur Aceh Nomor 440/4989 tanggal 15 Maret 2020 M/20 Rajab 1441 H tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah.

"Proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan opsi seluruh santri akan di karantina. Selama proses itu, santri tidak dibolehkan pulang, yang sudah pulang dilarang kembali ke dayah untuk sementara waktu," ujarnya.

Menurutnya, seluruh santri akan didorong untuk memperbanyak makan sayur dan buah untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh, berperilaku hidup bersih dan sehat, juga diperintahkan untuk senantiasa menjaga wudhuknya, karena dengan berwudhuk selain bermanfaat menjaga kesehatan juga mampu menghapus dosa, sebagaimana yang tersebut dalam hadist Nabi.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan tetap melaksanakan shalat berjamaah dalam lima waktu, dan tidak ada penambahan wirid khusus untuk menghambat tersebarnya wabah virus ini. Tapi tetap berikhtiyar dengan wirid biasanya yang sudah menjadi rutinitas seusai shalat berjamaah, hanya sanya imam yang memimpin wirid dituntut untuk meniatkan keselamatan dari wabah virus Corona ini.

"Kita jama'ah tetap seperti biasa, wirid seperti biasa sebagaimana yang sudah terjadwal, hanya saja kita tuntut kepada imam yang memimpin wirid untuk meniatkan keselamatan dari virus Corona ini. Tidak ada kita tambahkan dengan wirid yang lain, kita ikhtiyar dengan yang sudah ada saja," tutupnya. []

Komentar

Loading...