Dyah Erti Serahkan APD ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara dan RSUD Fauziah Bireuen

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19) Aceh Dyah Erti Idawati saat menyerahkan bantuan APD untuk RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Senin (11/5/2020). [Foto: Acehonline.co/Fianda]

ACEH UTARA – Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Diseas 2019 (Covid-19) Aceh Dyah Erti Idawati, berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia. Dalam kunjungan tersebut, Dyah juga menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker medis 1000 helai dan baju APD overall atau baju hazmat 50 helai.

Tiba di lokasi tepat pukul 12.45 Wib, Dyah Erti disambut oleh Istri Bupati Aceh Utara Cut Ratna Irawati, Direktur RSUD Cut Meutia Nurhaida dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.

Selanjutnya, Dyah Erti meninjau Respiratory Intensif Care Unit (RICU) RSUDCM. Sebagaimana diketahui bersama Rumah Sakit Umum Dr Zainoel Abidin, RSUDCM merupakan dua rumah sakit pertama yang ditunjuk oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Di RICU ini terdapat 5 tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19.

Dalam penjelasannya, Direktur RSUDCM, mengungkapkan, bahwa hingga saat ini Kabupaten Aceh Utara masih nol kasus Covid-19. Beberapa pasien yang sempat ditangani adalah pasien Covid-19 dari kabupaten lain.

“Alhamdulillah, bagus dan harus terus dipertahankan. Terus kampanyekan pola hidup bersih dan sehat, tetap jaga jarak dan jaga kesehatan,” imbau Dyah Erti.

Usai berkunjung ke RSUD Cut Meutia, Dyah Erti dan rombingan selanjutnya menuju ke Meunasah Gampong Keude Sawang Kecamatan Sawang, untuk menyerahkan 200 paket bahan pangan kepada warga terdampak Covid-19.

Dyah Erti juga bersilaturrahmi ke Meunasah Gampong Keude Mane Tunong Kecaamatan Krueng Manee, serta menyerahkan 200 paket bantuan bahan pangan kepada warga terdampak Covid-19.

Kepada masyarakat, Dyah Erti mengampanyekan pentingnya membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta mengikuti berbagai imbauan pemerintah, dalam upaya pencegahan Covid-19,

“Kondisi Aceh masih sangat bagus, tapi kita tidak bisa menjamin. Yang bisa menjamin adalah perilaku kita dalam mengikuti imbauan pemerintah, yaitu menjaga jarak dan mengenakan masker, membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta rajin mencuci tangan pakai sabun. Dengan mengikuti imbauan dari pemerintah, Insya Allah masyarakat Aceh akan terhindar dari wabah Covid-19,” ujar wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Aceh itu.

Selanjutnya, rombongan bertolak ke Bireuen, untuk menyerahkan bantuan pangan Pemerintah Aceh, kepada korban banjir yang mengungsi di Meunasah Gampong Blang Keudee Kecamatan Gandapura. Bantuan pangan yang diberikan di antaranya mie instan (200 dus) minyak goreng (20 dus) biskuit (20 dus) air mineral (70 dus) gula pasir (120 kilogram) kecap (20 dus) sarden (10 dus) dan saos sambal (10 dus).

Akibat banjir, sebanyak 32 Kepala Keluarga atau 103 warga Blang Keudee terpaksa mengungsi di pekarangan Meunasah Gampong Blang Keude. Dari total 103 jiwa tersebut, sebanyak 14 di antaranya adalah balita dan 2 orang wanita hamil.

Dalam kesempatan tersebut, Dyah mengimbau agar masyarakat tetap tabah dan selalu membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam menghadapi musibah banjir di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Tetap semangat, jaga kesehatan dan tetap tabah ya bu. Insya Allah, dengan ketabahan kita menghadapi musibah ini, Allah akan mengganjarnya dengan pahala. Mudah-mudahan hujannya tidak lebat lagi, agar banjir segera surut sehingga ibu dan bapak bisa segera pulang ke rumah,” imbau Dyah Erti.

Selanjutnya, Dyah Erti menuju ke RSUD Fauziah Bireun, untuk menyerahkan 1000 helai masker dan 50 helai baju APD Coverall atau baju hazmat. Bantuan untuk petugas medis ini diterima langsung oleh Direktur RSUD Fauziah Bireuen Amir Addani, dan disaksikan oleh Plt Bupati Bireuen Muzakkar A Ghani.

Jelang berbuka puasa, Dyah Erti juga menyerahkan bantuan pangan untuk warga terdampak banjir dan Covid-19 di Gampong Blang Sepeueng, Gampong Abu Usong dan Gampong Teumpok Tunong. Sebanyak 200 paket bahan pangan ini akan dibagikan kepada korban banjir dan warga terdampak Covid-19, di Rumah Dinas Wakil Bupati Bireuen.

“Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi ini adalah bentuk perhatian kami kepada bapak dan ibu sekalian. Mudah-mudahan banjir dan wabah Covid-19 segera berlalu sehingga kita bisa beraktifitas seperti sediakala,” kata Dyah Erti.

Bantuan diterima oleh Keuchiek Gampong Blang Seupeung Jailah Ilyas, Sekdes Gampong Abu Usong Tgk Zakaria dan Keuchiek Gampong Teupok Tunong Jasmani Ilyas. Dyah Erti juga menyerahkan bantuan kepada 20 orang mantan pasukan inong balee di Peudada yang diwakili oleh Nisa dan Nurjannah.

Usai menerima bantuan, Keuchiek Gampong Blang Seupeung Jailah Ilyas, mengaku bahagia dan terharu dengan perhatian Pemerintah Aceh.
“Terima kasih, kami sangat terharu dengan perhatian Pemerintah Aceh yang teejun langsung untuk menyerahkan bantuan pahan pangan ini. Insya Allah akan segera kami sampaikan kepada masyarakat yang berhak,” ujar Jailah Ilyas. []

Komentar

Loading...