Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh Serahkan Santunan Program Tabungan Kesehatan Masyarakat

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Musriadi. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Ketua Komisi I DPRK Kota Banda Aceh, Musriadi, mewakili Lembaga Riset, Pelatihan dan Kemanusiaan (Natural Aceh) menyerahkan secara simbolis santunan operasi dan rawat inap kepada peserta Program Tabungan Kesehatan Masyarakat (Bungkesmas) Kota Banda Aceh.

Para anggota Bungkesmas mendapatkan santunan operasi sebesar Rp2,5 juta dan rawat inap sebesar Rp100 ribu per hari sesuai jumlah hari inapnya. Total santunan yang diserahkan kemarin berjumlah Rp 17,7 Juta.

Program Tabungan Kesehatan Masyarakat (Bungkesmas) merupakan salah satu inisiasi dan terobosan Musriadi di Banda Aceh sebelum terpilih sebagai anggota DPRK. JPA Bungkesmas sendiri adalah program santunan yang diberikan kepada masyarakat pekerja informal untuk melengkapi BPJS Kesehatan

Musriadi mengatakan, jika berobat selama ini ditangguh oleh BPJS Kesehatan maka biaya operasional akan ditanggung oleh JPA. Santunan rawat inap Rp100 ribu per hari, santunan operasi Rp2,5 juta, uang duka meninggal Rp2,5 juta dan kecelakaan meninggal Rp20 juta.

“Santunan ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi peserta dalam menghadapi meugang, Ramadhan dan masa Covid-19 ini,” katanya.

Tabungan Kesehatan Masyarakat (Bungkesmas) merupakan program dari Social Trust Fund (STF) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bersama Takaful Keluarga. Sesuai dengan namanya Bungkesmas, bukan saja asuransi tetapi juga penggabungan tabungan plus asuransi yang mencakup kesehatan, kecelakaan, dan kematian.

“Program Bungkesmas bisa mendorong masyarakat agar tenang bekerja, lebih produktif, dan memiliki jaminan agar tidak terpuruk ketika kena musibah sehingga bisa meningkatkan ekonomi mereka,” ungkapnya. []

Komentar

Loading...