Mahasiswa Aceh di Yogyakarta Minta DPRA Tolak Pemotongan Dana Dayah Untuk Covid-19

Ilustrasi dayah atau pondok pesantren. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Mahasiswa S2 Universitas Sunan Kalijaga Yogyakarta asal Aceh meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) agar menolak keras wacana pemotongan dana dayah untuk penanganan Covid - 19.

"Saya mohon kepada Pemerintah Aceh tidak memangkas anggaran yang diperuntukkan bagi pendidikan dayah di Aceh dan seluruh anggota DPRA harus tegas menolak wacana tersebut," ujar Jamaludin kepada acehonline.co, Minggu (3/5/2020).

Menurutnya, apabila dana ini dipotong atau dihilangkan maka merupakan kebijakan yang kurang etis. Karena, dayah adalah benteng terakhir bagi masyarakat Aceh.

Jamaluddin, Mahasiswa Aceh di Yogyakarta yang menolak pemotongan anggaran dayah untuk penanganan Covid-19. [Foto: Istimewa]
Seharusnya, kata dia, Pemerintah Aceh harus memprioritaskan dayah dengan cara menambah anggarannya bukan memangkas walaupun untuk covid 19.

"Dayah adalah sudah menjadi ikon bagi bumi Serambi Mekah. Dan saya mengingatkan kepada plt gubernur jangan coba-coba mengusik ketentraman dayah, jika hati mereka tergores oleh kebijakan pemerintah maka kami mahasiswa yang berada di garda terdepan untuk memperjuangkan hak mareka," tandasnya. []

Komentar

Loading...