Pandemi Covid-19, Libur Sekolah di Aceh Timur Diperpanjang

Surat Keputusan Bupati Aceh Timur terkait perpanjangan masa belajar di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. [Sumber: Humas Aceh TImur]

IDI - Menindaklanjuti Keputusan Plt. Gubernur Aceh Nomor 360/969/2020 tertanggal 20 Maret 2020 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Skala Provinsi Aceh, maka Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperpanjang pelaksanaan belajar di rumah terhitung 31 Maret hingga 29 Mei 2020.

Siswa/i jenjang TK/PAUD, SD dan SMP ditiadakan proses pembelajaran tatap muka, namun diganti dengan belajar mandiri di rumah.

"Kami minta intruksi ini segera disampaikan ke kepala sekolah, sehingga proses pembelajaran di rumah diperpanjang hingga 29 Mei mendatang," kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib atau Rocky kepada Waspada, Senin (30/3/2020).

Selain pendidikan formal TK/PAUD, SD dan SMP, Bupati Rocky, juga mengintruksikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah setempat untuk meniadakan belajar mengajar tatap muka dan diganti dengan belajar mandiri di rumah terhitung 31 Maret - 29 Mei 2020, baik Dayah Salafiah, Dayah Terpadu, Dayah Tahfiz, maupun Balai Pengajian.

"Kami berharap intruksi ini segera disampaikan ke pihak sekolah sebagai lembaga pendidikan umum dan pendidikan non-formal lainnya," ujar Rocky seraya meminta semua pihak memahami situasi saat ini terkait pencegahan penyebaran virus Corona di Kabupaten Aceh Timur.

Menyahuti Intruksi Bupati Aceh Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur telah menyampaikan ke-seluruh sekolah melalui gruop medsos, sehingga proses pembelajaran di rumah kembali dilanjutkan. Bahkan para kepala sekolah bersama guru mengantar langsung naskah soal try out (ujian--red) ke rumah orangtua siswa, Senin (30/3) pagi.

"Selain mengantar naskah soal try out, pihak sekolah membagikan Intruksi Bupati Aceh Timur ke orangtua/wali, sehingga wali siswa/i benar-benar memahami kondisi terkini dan informasi resmi dari pemerintah. "Ini semua kita lakukan agar siswa/i tida lagi keluar rumah sebagai upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di daerah ini," ujar Kadisdikbud Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd.

Di sisi lain, pihaknya terus mengajak seluruh siswa/i diseluruh jenjang untuk tetap di rumah dan menghindari kontak langsung dengan warga yang baru tiba dari luar negeri atau dari luar daerah.

"Kami juga menghimbau agar tetap menjaga wudhu dan melaksanakan salat lima waktu serta tetap menggunakan penutup mulut dan hidung ketika keluar rumah dengan keperluan penting, tidak meski masker khusus, tapi bisa kain biasa yang dijahit seperti masker," ujar Saiful Basri.[]

Komentar

Loading...