Lima Pengedar dan 45 Kilogram Sabu-sabu Ditangkap Polisi Aceh Timur

Para pengedar dan 45 kilogram sabu-sabu ditahan di Mapolres Aceh Timur, Jumat (17/4/2020). [Foto: Istimewa]

IDI - Lima pengedar sabu-sabu jaringan internasional ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur, di Naleung, Kecamatan Julok, Jumat (17/4/2020), sekira pukul 03.30 WIB. Dari mereka, polisi menyita 45 bungkusan hijau berisi sabu. Beratnya sekita 45 kilogram.

Kelima pengedar dimaksud yakni KS (28), BS (32), AJ (45), JN (23), serta TJ (23). Semuanya nelayan yang berdomisi di Julok.

Pengkalnya, polisi mendapat laporan dari warga. Kabar diterima polisi, ada transaksi narkoba di Julok.

Berdasar informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Aceh Timur, Iptu Yasser Arafat Riza Habibi langsung mengerahkan dua timnya untuk menyelidiki kasus itu.

Tim Opsnal Resnarkoba Polres Aceh Timur pun merancang rencana penangkapan. Tim pertama bertugas di darat. Sementara tim kedua diarahkan untuk operasi di laut.

Tim laut bergerak mengunakan boat untuk menghadang transaksi narkotika. Setelah sampai di laut, diperoleh informasi sabu-sabu telah sampai di darat. Tim dua pun kembali bergabung dengan tim satu. Kemudian, langsung menggerebek setelah mengetahui lokasinya.

Di kawasan tambak, polisi menangkap KS. Dia membawa karung berisi 25 bungkusan teh Cina isi sabu-sabu

"Saat di interogasi, KS mengaku ada satu karung lainnya disimpan oleh BS," kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro kepada wartawan.

Saat itu juga, polisi menangkap BS beserta 20 bungkusan sabu-sabu dalam karung beras. Karing dimaksud disembunyikan di belakang rumah.

Setelah menangkap KS dan BS, polisi kembali kembali mengembangkan kasus teesebut. Alhasil, polisi menangkap AJ, TJ, dan JN.

“Ketiganya turut serta membantu membawa sabu-sabu dari laut ke darat," jelas Eko.

Saat ini, kelima pengedar beserta 45 kilogram sabu-sabu ditahan di Mapolres Aceh Timur. Kini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut.[]

Komentar

Loading...