Moritza Thaher dan MY Bombang Perkenalkan Hikayat Aceh Bagi Milenial Melalui Musik EDM

BANDA ACEH – Moritza Thaher, musisi yang beberapa tahun terakhir kerap menggarap musik elektronik, mengajak penghikayat senior M. Yusuf Bombang untuk memproduksi rekaman hikayat Aceh ke dalam genre electronic dance music atau lebih dikenal dengan singkatan ‘EDM’. Penerbitan rekaman ini bertujuan meningkatkan kecintaan para milenial pada kesenian tradisional Aceh melalui musik.

Moritza Thaher dalam keterangan tertulisnya kepada acehonline.co, Sabtu (18/4/2020), mengatakan perkembangan teknologi ternyata cepat terserap ke dalam industri musik. Penemuan baru atas algoritma dan metoda komposisi, kata dia, telah memicu munculnya genre-genre musik baru. Jenis musik ini cepat pula melekat dan disukai oleh para milenial. Salah satu genre yang digemari mereka adalah EDM atau electronic dance music.

“Karena kami selalu memperhatikan selera musik anak-anak muda dari tahun ke tahun, maka untuk era sekarang kami putuskan untuk mengemas hikayat Aceh kedalam bentuk musik elektronik,” kata Moritza Thaher, produser dan pendiri Polem Diwa Production, penerbit lagu ini.

“Untuk memperkenalkan dan mewariskan kearifan lokal yang tertuang dalam syair-syair hikayat Aceh, maka kami perlu mengadaptasi hikayat Aceh menjadi bentuk baru dan menyebarluaskannya melalui manajemen Polem Diwa Production.”

Pada tahun-tahun sebelumnya hikayat Aceh ditampilkan secara langsung di atas panggung. Penghikayat tampil secara tunggal untuk menceritakan dan melagukannya tanpa iringan alat musik. Beberapa bentuk penyajian hikayat menyertakan biola atau rapa’i.

“Sebenarnya tidak ada bentuk baku untuk musik iringan hikayat,” kata M. Yusuf Bombang, penulis syair dan pelantun hikayat dalam rekaman ini.

“Karena yang paling penting dalam hikayat Aceh adalah esensi pesan yang terkandung didalam syair dan teknik vokalnya,” sambung laki-laki yang juga dikenal dengan nama panggung Apa Kaoy.

Serial Hikayat Apa Kaoy

Konsep penggarapan hikayat ini berbentuk serial dan diberi tajuk ‘Hikayat Apa Kaoy’. Serial ini akan diterbitkan secara berkala dengan berbagai tema dan judul. Untuk tayangan perdananya kali ini, Polem Diwa Production menerbitkan single berjudul ‘Salah Waham’

Menurut M. Y. Bombang yang menulis syairnya, Salah Waham (bahasa Indonesia: Salah Paham) mengisahkan tentang kelemahan sifat masyarakat yang mudah terpengaruh bujuk rayu orang lain karena penampilan, materi, dan pencitraannya. Melalui lagu iniBombang mengajak pendengar untuk merenung dan mengevaluasi diri serta memohon kepada Tuhan agar kedepannya diberi yang terbaik.

Tentang Polem Diwa Production

Polem Diwa Production adalah perusahaan label rekaman. Didirikan 1 Januari 2020 oleh Moritza Thaher untuk menerbitkan lagu-lagu dan musik Aceh. []

Komentar

Loading...