Diduga Tipu Calon Jamaah Umrah, Dua Pemilik Travel di Aceh Ditahan Polisi

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono didampingi Wadirreskrimum AKBP Wahyu Kuncoro saat menggelar konferensi pers terkait kasus penipuan keberangkatan umrah. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengungkap dua kasus dugaan penipuan berkedok umrah di Aceh. Dalam kasus itu, Polda Aceh menahan dua tersangka yang merupakan pemilik travel keberangkatan umrah.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, didampingi Wadirreskrimum AKBP Wahyu Kuncoro, dalam konferensi pers yang digelar Jumat (4/12/2020), mengatakan kasus penipuan tersebut terungkap setelah adanya sejumlah laporan dari masyarakat yang merasa ditipu dan dirugikan, dimana mereka telah membayar biaya keberangkatan umrah namun tak kunjung diberangkatkan.

Dalam kasus penipuan ini ada dua tersangka yang sudah ditahan, yakni tersangka AH (40) dan Ka (33). Keduanya merupakan pemilik perusahaan tour dan travel yang berbeda.

"Untuk tersangka AH, ada sejumlah masyarakat yang sudah membuat laporan dengan total kerugian yang dialami korban seluruhnya Rp 891 juta," sebut Kabid Humas.

Kemungkinan besar, kata Kombes Pol Ery, pada 2021 mendatang masih akan ada masyarakat yang akan melaporkan tersangka AH.

“Namun korban masih menunggu jatuh tempo keberangkatan pada Desember 2021, kalau tidak diberangkatkan baru dilaporkan," tambahnya.

Kemudian, sambung Kabid Humas, tersangka KA juga melakukan kasus serupa, yaitu tidak memberangkatkan jamaah umrah yang telah mendaftar. Hal tersebut diakui tersangka saat pemeriksaan.

"Tersangka juga mengakui kalau uang tersebut telah dipergunakan untuk membayar utang dan keperluan pribadi tersangka," ucapnya.

"Total kerugian dari para korban tersebut sebesar Rp 608 juta. Namun masih ada korban yang belum melapor dengan harapan perusahaan miliknya mau mengembalikan uang yang telah disetor oleh korban," ucapnya lagi.

Saat ini, kata Kombes Pol Ery, kedua tersangka kasus penipuan tersebut sudah ditahan di Mapolda Aceh untuk mempertanggung jaawabkan perbuatannya. []

Komentar

Loading...