Empat Kecamatan di Aceh Utara Dilanda Banjir dan Longsor

Bankir yang melanda wilayah Aceh Utara. [Foto: Dok. BPBD Aceh Utara]

ACEH UTARA - Empat Kecamatan di Aceh Utara diterjang banjir dan tanah longsor, Sabtu (16/5/2020). Tiga kecamatan tersebut meliputi Langkahan, Matang kuli, Tanah Luas dan Sawang.

Banjir diakibatkan cuaca buruk dan hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Aceh Utara, sehingga meluapnya sungai Krueng Jambo Aye, Krueng Pirak dan Krueng Sawang menyebabkan terjadinya banjir dan longsor.

“Untuk Kecamatan Langkahan yang terparah yaitu Desa Leubok Pusaka dengan Ketinggian air mencapai satu meter lebih,” kata Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, Minggu (17/5/2020).

Sedangkan banjir yang terjadi di Kecamatan Matangkuli meliputi 10 gampong, yaitu Desa Alue Tho, Desa Tumpok Barat, Desa Hague, Desa Pante Pirak, Desa Leubok Pirak, Desa Lawang, Desa Tanjong Haji Muda, Desa Meunye Pirak, Desa Siren, Desa Ceubrek Pirak.

Sementara di Kecamatan Sawang terjangan banjir melanda Desa Balang Reuling. Sedangkan untuk Kecamatan Tanah Luas rawan banjir melanda Desa Blang, Desa Tajong Mesjid, Desa Serbajaman Baroh, dan Desa Kuta.

Sementara longsor terjadi di Kecamatan Sawang di Desa Sawang Dusun Cot Kawat, tanah ambruk ke badan jalan. Dampak kerusakan material serta korban mengungsi saat ini masih dalam pendataan, tidak ada korban jiwa.

“Upaya BPBD Kabuapten Aceh Utara dan SAR Aceh Utara turun ke lapangan untuk memantau perkembangan debit air. Kami meminta melalui Muspika dan perangkat gampong setempat dapat melapor secara kontinue perkembangan dan mengimbau warganya tetap waspada dan siaga dengan cuaca sangat ekstrem akibat hujan terus menerus, kondisi terakhir, air belum surut, dan tim masih di lapangan,” katanya. []

Komentar

Loading...