Gagahi Istri Teman Sendiri, Pria Asal Aceh Besar Diringkus Polisi

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pemerkosaan di omplek Villa Gading Mas Ulee Kareng, Banda Aceh. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - ZF (30 tahun) warga Krueng Barona Jaya, Aceh Besar diringkus Unit Resintel Polsek Ulee Kareng, Kamis (16/4/2020). Pria ini ditangkap karena memerkosa MIS (23), ibu rumah tangga, di Ulee Kareng, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kapolsek Ulee Kareng AKP Vifa Febriana Sari, mengatakan peristiwa itu terjadi saat rumah dalam keadaan sepi. Aksi itu dilakukan ZF pada Rabu malam (15/4/2020) di rumah korban.

“Kejadian tersebut dilakukan ZF dengan ancaman terhadap MIS untuk tidak memberitahukan kepada suaminya. Usai berbuat bejad, ZF melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya,” sebut Vifa.

Kronologisnya, Kapolsek menjelaskan, ZF mendatangi rumah MIS hendak bertemu dengan suami MIS. Namun AZ terlebih dahulu bertemu dengan Hasbi paman MIS dan memintanya untuk membeli rokok pelaku, sementara ZF menunggu di rumah Hasbi. Tiba – tiba ZF masuk ke dalam rumah korban dan mengunci pintu rumah serta melakukan aksi bejatnya.

"Korban sempat meronta berteriak, namun di bawah ancaman pelaku, korban berhasil digagahinya,” kata AKP Vifa.

Tak lama kemudian, paman korban pun tiba di rumah dan melihat korban sedang menangis histeris, dan korban menceritakan perihal kejadian yang dialaminya. Beberapa saat kemudian, suami korban yang tiba di rumah mencoba mencari pelaku, namun tidak berhasil ditemukan.

AKP Vifa juga menambahkan, keesokan harinya, korban dan suaminya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ulee Kareng. Setelah memeriksa korban dan saksi serta melengkapi berkas, Unit Resintel Polsek Ulee Kareng melakukan penyelidikan keberadaan pelaku.
“ZF pun berhasil diciduk di tempat kerjanya di Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh serta polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan oleh korban pada saat kejadian serta satu unit sepeda motor milik pelaku saat melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di Polsek Ulee Kareng serta dijerat dengan pasal 285 jo 290 ayat 1 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. []

Komentar

Loading...