Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 31 Orang, Terbanyak Berasal dari Banda Aceh

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), merilis prevalensi kasus Covid-19 di Aceh, berdasarkan laporan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota, per tanggal 09 Agustus 2020, pukul 19.00 WIB.

SAG melaporkan, jumlah kasus Covid-19 di Aceh secara akumulatif mencapai 578 orang, yakni sebanyak 409 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan, 148 orang sudah sembuh, dan 21 orang meninggal dunia.

“Kasus baru Covid-19 yang dilaporkan pada hari ini sebanyak 31 orang, masing-masing 15 orang warga Banda Aceh, 13 orang warga Aceh Besar, satu orang warga Bireuen dan dua orang lainnya orang dari luar Aceh,” kata SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Minggu malam (9/8/2020).

Sementara itu, lanjut SAG, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah lima orang, yang secara akumulatif menjadi 2.374 orang.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.334 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 40 orang masih dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19,” ujarnya.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjut SAG, sebanyak 155 kasus.

“Dari jumlah tersebut, 11 pasien dalam perawatan tim medis dan 139 telah sehat dan lima orang lainnya telah meninggal dunia,” tutup SAG. []

Komentar

Loading...