MaTA Pertanyakan Instruksi Plt Gubernur ke Bank Aceh Terkait Pinjaman ASN

Logo LSM MaTA. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian HS, mempertanyakan kebijakan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang mengintruksikan Bank Aceh Syariah untuk melakukan restrukturisasi pembayaran pinjaman Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Bank Aceh Syariah dalam masa penanganan Covid-19.

“Apa Benar ASN Menurun Akibat Covid-19? jelas tidak, karena gaji mareka tidak dipotong, malah mareka lebih ringan karena beban kerja selama Covid-19 tidak seperti biasanya saat mereka kerja dalam keadaan normal. Jadi kebijakan yang dikeluarkan tersebut patut dipertanyakan dan ini kebijakan tidak waras dan perlu ditolak,” kata Alfian kepada acehonline.co, Selasa malam (28/4/2020), menanggapi pemberitaan Plt Gubernur Intruksikan Bank Aceh Restrukturisasi Pinjaman ASN Terdampak Corona.

Alfian menilai, dampak paling besar itu akibat Pandemi Covid-19 selama ini adalah rakyat biasa yang bukan ASN.

“Kebijakan kesewenang-wenangan perlu dikritisi. Ini kebijkan tidak pro rakyat, tapi hanya menguntukan birokrasi semata,” ungkap Alfian.

Untuk itu, Alfian menambahkan, kebijakan tersebut patut ditolak dan MaTA mendesak Plt untuk mencabut kembali intruksi tersebut.

“Dalam mengelola pemerintahaan seharusnya harus lebih berpihak kepada rakyat. Dan yang lebih mendasar adalah pada kewarasan dan keadilan, bukan melegalkan segala hal dengan alasan pandemi,” tegas Alfian.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Aceh mengintruksikan Bank Aceh Syariah untuk melakukan restrukturisasi pembayaran pinjaman bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut bertujuan untuk memberikan keringanan pembayaran pinjaman bagi ASN yang juga terdampak oleh penyebaran virus corona (Covid-19).

Instruksi tersebut ditetapkan dalam surat Gubernur Aceh nomor 589/6422 tentang restrukturisasi pembayaran pinjaman ASN pada Bank Aceh Syariah dalam masa penanganan Covid-19. []

Komentar

Loading...