ODP Covid-19 di Aceh Tembus 1003 Kasus, PDP 49 dan Positif Tetap

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, kembali merilis informasi data Covid-19 Aceh, Kamis (2/4/2020). Hingga hari ini Pukul 15.00 WIB, tercatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Aceh mencapai hingga 1003 kasus.

“Ada penambahan sebanyak 110 kasus dibandingkan jumlah ODP kemarin 893 kasus. ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 192 kasus dan 811 ODP lainnya masih dalam proses pemantauan petugas kesehatan,” kata SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co Kamis sore.

Sementara itu, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP), lanjutnya SAG, tercatat 49 kasus.

“Ada penambahan empat kasus dibandingkan kemarin 45 kasus,” jelasnya.

Jumlah PDP yang dirawat di rumah sakit rujukan provinsi maupun kabupaten/kota, kata SAG, sebanyak 12 kasus—termasuk 4 kasus PDP yang telah terkonfirmasi positif Covid-19, yang dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Sedangkan PDP yang pulang dan sehat sebanyak 37 kasus.

Data Covid-19 Aceh hingga Kamis sore, 2 April 2020. [Sumber: Dinkes Aceh]
Lebih lanjut SAG menjelaskan, jumlah PDP konfirmasi Positif seluruhnya di Aceh masih tetap, sebanyak 5 kasus, yakni 4 kasus masih dalam perawatan Tim Medis RSUDZA Banda Aceh, dan satu PDP konformasi Positif telah meninggal dunia (AA asal Lhokeumawe).

Sementara satu kasus PDP lain yang meninggal dunia (EY asal Aceh Utara), kata SAG, merupakan PDP konfirmasi Negatif, sebagaimana hasil laboratorium dari Balitbangkes, Kementerian Kesehatan RI, yang dilaporkan kemarin.

“Alhamdulillah, tidak ada laporan penambahan PDP Positif hari ini (tetap),” tutup SAG. []

Komentar

Loading...