ODP dan PDP Covid-19 di Aceh Kembali Bertambah, Positif Nihil

Data Covid-19 Aceh hingga Selasa, 14 April 2020. [Sumber: DInkes Aceh]

BANDA ACEH – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani atau SAG mengatakan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (DPD) Covid-19 di Aceh terdapat penambahan pada Selasa (14/4/2020). Sementara untuk kasus positif Covid-19 saat ini tidak ada lagi di Aceh.

“Berdasarkan data terbaru, per tanggal 14 April 2020, pukul 15.00 Wib, jumlah ODP di Aceh sebanyak 1.411 kasus (orang). Ada penambahan 26 kasus dibandingkan dengan kemarin, 1.385 kasus,” kata SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Selasa malam.

Dari 1.411 ODP tersebut, jelas SAG, sebanyak 1.144 orang berstatus ODP telah selesai menjalani proses pemantauan, sedangkan 267 orang masih dalam pemantauan petugas kesehatan.

Sementara jumlah PDP Covid-19 di Aceh, SAG menjelaskan, bertambah sebanyak dua orang, menjadi 58 orang.

“Empat orang di antaranya sedang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan provinsi maupun RS rujukan di kabupaten/kota se-Aceh, sedangkan 53 orang telah dizinkan pulang dan satu pasien meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara untuk kasus Poitif Covid-9 di Aceh, SAG menambahkan, saat ini sudah tidak ada lagi pasien yang dirawat di Aceh.

“Sebelumnya sempat tercatat lima orang, empat pasien telah sembuh, serta satu meninggal dunia,” kata SAG.

Meski tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Aceh, SAG mengimbau masyarakat untuk tidak menurunkan tingkat kewaspadaannya. Wabah virus corona, kata dia, belum selesai di Indonesia.

“Bahkan Presiden RI Joko Widodo baru saja menetapkan Keputusan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional,” ujarnya.

“Protokol Pencegahan Covid-19 di Aceh harus tetap kita jalan dengan ketat. Semoga Allah melindungi seluruh masyarakat Aceh dari penyakit sangat menular ini,” tutup SAG. []

Komentar

Loading...