Orang Dalam Pemantauan Covid-19 di Aceh Meningkat Jadi 893, PDP Bertambah Satu dan Positif Tetap

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani atau SAG, kembali menginformasikan kondisi Covid-19 di Aceh, per tanggal, 1 April 2020, pukul 15.00 WIB. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Aceh saat ini kembali bertambah.

SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Rabu sore, mengatakan jumlah ODP di Aceh berdasarkan data yang dilaporkan Posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 dari 23 kabupaten/kota, kata SAG, tercatat sebanyak 893 kasus.

“Ada penambahan ODP sebanyak 96 kasus dibandingkan catatan kemarin, yang masih 797 kasus. ODP Aceh yang sebanyak 893 kasus tersebut, 162 kasus sudah selesai masa pemantauannya dan 731 kasus lainnya masih proses pemantauan,” jelas SAG.

Sedangkan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP), lanjut SAG, saat ini di Aceh tercarat sebanyak 45 kasus.

“Ada penambahan satu kasus dibandingkan data kemarin, 44 kasus. Jumlah PDP dalam perawatan saat ini sebanyak sembilan kasus. Mereka ada yang dirawat di rumah sakit rujukan RSUD dr Zainoel Abidan Banda Aceh, dan ada yang dirawat di rumah sakit rujukan kabupaten/kota,” jelasnya.

Data Covid-19 Aceh hingga Rabu, 1 April 2020 [Sumber: dinkes.acehprov.go.id]
Lebih lanjut SAG menjelaskan, jumlah PDP yang telah konfirmasi sebagai PDP Positif Covid-19 sebanyak lima kasus atau tidak ada penambahan (tetap), yakni empat kasus PDP Positif dirawat oleh Tim Medis Respiratory Instensive Care Unit (RICU) RSUDZA, dan satu kasus meninggal dunia (AA asal Lhokseumawe).

Sementara itu, SAG juga menjelaskan, satu kasus PDP yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, di RSUDZA Banda Aceh dan dikebumikan di Aceh Utara, telah diperoleh hasil pemeriksaan laboratoriumnya hari ini, dan terkonfirmasi bahwa PDP tersebut negatif.  Artinya, kata SAG, PDP inisial EY itu tidak terinfeksi virus Corona.

“Alhamdulilah, almarhum tidak terbukti mengalami infeksi coronavirus,” tegas SAG.  []

Komentar

Loading...