Pembunuh Anak dan Pemerkosa Ibu Muda di Aceh Timur Berhasil Ditangkap

Tersangka pembunuh anak dan pemerkosa ibu muda di Aceh Timur saat ditangkap tim gabungan polisi dan TNI yang juga turut dibantu warga, Minggu (11/20/2020). [Foto: Tagar/Istimewa]

ACEH TIMUR - Personel kepolisian bersama masyarakat dan dibantu TNI menangkap seorang pria berinisial S, 46 tahun, warga Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Minggu (11/10/2020).

S merupakan terduga pelaku pemerkosaan ibu muda berinisial D, 28 tahun, warga Desa Alue Gading, Birem Bayeun, Aceh Timur pada Jumat (9/10/2020). jelang tengah malam. Selain memerkosa, pelaku juga membacok anak DA yang masih berusia 9 tahun.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Birem Bayeun, Inspektur Polisi Satu Eko Hardianto menyebutkan, pelaku ditangkap oleh tim gabungan saat bersembunyi di semak-semak di Desa Alue Gading. Pengintaian pelaku sudah dilakukan sejak Sabtu malam (10/10/2020).

"Tadi pagi kami koordinasi dulu bersama TNI juga, brimob, polsek, polres, tadi malam sudah ada tempat yang kita curigai. Kami lihat dan kejar tadi malam tidak dapat, tadi pagi kita cek lagi di lokasi yang itu, langsung dapat," kata Eko saat dihubungi dari Banda Aceh, Minggu (11/10/2020)

Kata Eko, pelaku ditangkap sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, masyarakat, polisi dan TNI secara bersama-sama menyisir sejumlah lokasi yang diduga tempat pelaku bersembunyi. "

"Kami temukan tesangka pukul 09.00 WIB," ujar Eko.

Usai ditangkap, kata Eko, pelaku diinterogasi tentang keberadaan korban yang dia bunuh. Sayangnya, pelaku tak memberi tahu. Polisi bersama masyarakat saat ini masih mencari sosok anak di bawah umur itu.

"Tersangka belum kasih tahu di mana korban anak di bawah umur tersebut," tutur Eko.

Eko juga mengatakan, pelaku saat ini sudah diboyong ke Mapolres Aceh Timur. Dari pengembangan dilakukan, pelaku ternyata revisidis kasus pembunuhan dan pernah divonis penjara selama 18 tahun.

"Pelaku baru dapat asimilasi kemarin itu. Selama 18 tahun dia di sel. Dia mantan narapidana pembunuhan," ujar Eko. []

Komentar

Loading...