Polisi: Bocah Korban Pembunuhan di Aceh Timur Alami 10 Luka Bacok

Jenazah Ranga korban pembunuhan di Aceh Timur saat dikebumikan. [Foto: Istimewa]

LANGSA – Kepolisian menyebutkan bocah korban pembunuhan di Aceh Timur yang dibacok saat menolong ibunya diperkosa mengalami 10 luka bacok di bagian tubuhnya, mulai dari wajah hingga punggung.

Setelah ditemukan mengapung di aliran sungai Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Rangga (9) dibawa ke RSUD Langsa, Minggu (11/10/2020) sekira pukul 17.00. Setelah divisum, jenazahnya dikebumikan di TPU setempat, sekira pukul 20:30 Wib tadi malam.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto, melalui Kasat Reskrim AKP Arif S Wibowo, mengatakan penemuan jasad bocah berusia sembilan tahun itu tidak lama setelah penangkapan tersangka S.

"Tersangka pembunuhan dan pemerkosaan ditangkap sekitar pukul 09:00. Korban pembunuhan ditemukan sekitar pukul 16:00," ujarnya.

Korban ditemukan tim gabungan yang dibantu Satgas BPBD Aceh Timur, SAR, RAPI, TNI/Polri, dan masyarakat di aliran sungai Desa Alue Gadeng, Birem Bayeun, Aceh Timur. Saat itu, korban masih memakai pakaian lengkap.

"Setelah ditemukan, lalu tim gabungan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Langsa, guna dilakukan visum," ujar Arif.

Berdasarkan hasil visum, lanjut mantan Kapolsek Banda Sakti itu, tim medis mendapati 10 luka sayatan atau luka bacok, mulai dari wajah hingga punggung. AKP Arif menyebutkan, luka bacok pundak kiri dengan panjang 15 centimeter dan lebar 5,5 centimeter, dan kedalaman 5,5 centimeter.

Kemudian, luka bacok di bagian leher kiri dengan panjang 8 centimeter dan lebar 1,5 centimeter serta mengalami kedalaman 2 centimeter. Lalu, luka bacok dibagian rahang kiri dan panjang 14,5 centimeter, lebar 2,5 centimeter, dan kedalaman 2 centimeter.

Selanjutnya, korban juga mengalami luka tusuk di bagian leher depan dengan kedalaman 3,5 centimeter, panjang 1,5 centimeter. Lalu, luka tusuk bahu kiri lebar 1,5 centimeter, dan panjang 4 centimeter serta kedalaman 3,5 centimeter.

Lalu, korban juga alami luka sayat di bagian leher sebelah kiri dengan lebar 0,5 centimeter. Lalu, luka bacok juga dibagian kanan dada bawah dan luka bacok di tangan kanan hingga pergelangan tangan dengan panjang 10 centimeter dan lebar 1,5 centimeter, dan kedalaman 5 centimeter.

Selain itu, korban juga mengalami luka bacok di bagian pergelangan tangan kanan bawah, panjang 5,5 centimeter dan lebar 2 centimeter. Hasil visum juga menemukan luka bacok di bagian jari kanan mengenai jari kelingking, jari manis, jari tengah.

"Penyebab meninggalnya korban akibat nadi besar korban putus," ungkap AKP Arif. []

Komentar

Loading...