Polresta Banda Aceh Tangani 27 Kasus Pencabulan Anak Sepanjang 2020

Ilustrasi pencabulan. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menangani 27 kasus pencabulan dengan korban anak-anak sepanjang 2020.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Muhammad Ryan Citra Yudha di Banda Aceh, Selasa (13/10/2020), mengatakan jumlah perkara pencabulan anak yang ditangani tersebut meningkat dibandingkan 2019.

"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan penanganan kasus. Sejak Januari hingga Oktober tahun ini sudah ada 27 kasus. Sedangkan tahun lalu periode Januari hingga Desember sebanyak 21 kasus," kata AKP Muhammad Ryan Citra Yudha.

Terkait pelaku, mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang itu mengatakan pelaku pencabulan tersebut sebagian besar merupakan orang terdekat.

"Oleh karena itu, dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat dari orang tua. Tidak sedikit kasus kejahatan seksual terhadap anak dilakukan orang terdekat," kata AKP Muhammad Ryan Citra Yudha.

Di antara kasus kejahatan seksual terhadap anak yang sedang ditangani Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh yakni yang terjadi di Lueng Bata. Di mana polisi menangkap tiga pelaku pencabulan terhadap tiga anak perempuan.

Sebelum mencabuli, pelaku sempat menyekap korban selama beberapa jam Ketiga korban berusia delapan tahun. Dua korban diketahui identitasnya. Sedangkan satu lagi sedang dicari karena kasus ini terjadi Februari 2020 dan baru terungkap pada September 2020.

AKP Muhammad Ryan menyebut tiga tersangka pencabulan tiga anak tersebut yakni berinisial TR (49) dan RR (20), warga Banda Aceh serta RS (34), warga Aceh Besar.

Selain kasus tersebut, Polresta Banda Aceh juga sedang menangani kasus dugaan pencabulan terhadap lima anak oleh guru mengajinya di kawasan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

"Pelaku berinisial F (21) dan kini sudah ditahan. Awalnya, korban satu orang, namun bertambah menjadi menjadi lima saat pemeriksaan," kata AKP Muhammad Ryan Citra Yudha. []

Komentar

Loading...