Positif Corona di Aceh Bertambah 45 Kasus Baru, Covid-19 Menjalar ke Aceh Tengah

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Penyebaran virus corona di Aceh kian meluas. Penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-2019) itu kini menjalar ke Aceh Tengah.

“Dataran Tinggi Gayo yang selama ini nihil Covid-19 ditemukan tiga kasus sekaligus, dari 45 kasus baru dari seluruh Aceh. Masyarakat diminta tidak panik, namun disiplin mejalankan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), kepada awak media, Rabu (29/7/2020).

Tiga kasus pertama Covid-19 Aceh Tengah itu, SAG menjelaskan, merupakan bagian dari 45 kasus baru yang dilaporkan dari 11 kabupaten/kota di Aceh.

“Virus corona mulai menjalar ke Aceh Tengah. Tinggal Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Singkil, Nagan Raya, dan Subulussalam, yg masih nihil Covid-19," kata SAG.

SAG merinci sebaran 45 orang korban baru virus corona, yakni sebelas orang warga Bener Meriah, delapan orang warga Aceh Tamiang, enam orang warga Bireuen, enam orang warga Aceh Besar, empat orang warga Lhokseumawe, tiga orang warga Aceh Tengah, tiga orang warga Aceh Selatan, satu warga Aceh Utara, satu warga Aceh Barat Daya, satu warga Pidie, dan satu warga Banda Aceh.

Menurut SAG, 45 kasus baru ini merupakan lonjakan tertinggi Covid-19 sepanjang pandemi virus corona menjalar di Aceh, mulai akhir Maret 2020.

“Kita semua tidak boleh lagi menyepelekan potensi ancaman penularan yang lebih luas. Protokol kesehatan pencegahan penularannnya harus dijalankan oleh semua pihak, baik secara pribadi maupun komunitas,” ungkapnya.

“Pada tingkat individual, jaga diri, dan lindungi keluarga kita. Caranya menjaga kebersihan, mengelola stres, olah raga teratur, dan istirahat yang cukup,” tambah SAG.

Selain itu, SAG juga mengimbau masyarakat untuk cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak antar sesama, dan selalu memakai masker saat di luar rumah, harus menjadi kebiasaan baru bagi setiap pribadi dan keluarga.

“Apabila protokol kesehatan sudah menjadi perilaku baru dalam keseharian semua orang, potensi penularan virus corona dalam suatu komunitas pun menjadi lebih rendah,” ujar SAG.

Akumulasi kasus

Selanjutnya, SAG juga melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 berdasarkan rekap data dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 29 Juli 2020, pukul 18.00 WIB.

Jumlah kasus Covid-19 di Aceh sudah mencapai 238 orang dengan rincian; 132 orang dalam perawatan, 94 orang sudah sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

“Berdasarkan data dashboard kasus, ada dua lagi pasien Covid-19 meninggal, namun belum ada informasi yang lebih rinci,” kata SAG.

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.342 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.322 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 20 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama dengan kemarin, yaitu 135 kasus. Dari jumlah tersebut, dua PDP dalam perawatan, 131 PDP telah dinyatakan sembuh, dan dua orang lainnya meninggal dunia. []

Komentar

Loading...