PPDI Aceh Utara Kecam Pemda Terkait Pemotongan Sejumlah Kegiatan Desa

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Aceh Utara menggelar aksi di depan kantor bupati setempat, Selasa (19/1/2021). [Foto: Istimewa]

ACEH UTARA - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mengecam dan menggelar aksi unjukrasa terkait pemotongan sejumlah kegiatan desa oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara.

Aksi itu diikuti seluruh kecamatan di wilayah tersebut dengan berjalan kaki ke kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (19/1/2021). Dalam aksi itu massa memasang spanduk yang berisi "Sangat Keberatan dan menolak terkait tidak adanya alokasi dana majelis taklim, dana anak yatim dan pemotongan jerih perangkat desa oleh Bupati Aceh Utara”.

"Kami meminta kepada pemerintah agar mengalokasikan dana untuk kegiatan majelis taklim, bantuan anak yatim dan menolak pemotongan jerih perangkat desa oleh bupati Aceh Utara," ucap Ketua PPDI Aceh Utara, Ismunazar.

Dia menilai pemotongan siltap 2021 merupakan kezoliman yang dilakukan pemerintah aceh utara terhadap hak hak aparatur desa, hak - hak berlangsungnya hidup anak yatim dan kegiatan keagamaam.

Ketua PPDI Aceh Utara mengharapkan kepada pemerintah Aceh utara untuk berpedoman kepada PP no 11 tahun 2019.

Aksi diikuti 21 kecamatan, Samudera, Pirak timu, Syamtalira bayu, Kuta makmur, Syamtalira Aron, Paya Bakong, Sawang, Murah Mulia, Cot Girek, Nisam, Tanah luas, Matangkuli, Langkahan, Dewantara. []

Komentar

Loading...