Risiko Penularan Covid-19 Turun di Bireuen dan Abdya, Banda Aceh Kembali ke Zona Merah

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Status risiko penularan atau kenaikan kasus Coronanvirus Disease 2019 (Covid-19) di Bireuen dan Aceh Barat Daya (Abdya).

“Kedua kabupaten ini sebelumnya zona orange namun kini zona kuning dengan risiko peningkatan kasus rendah. Sementara itu 66 pasien Covid-19 (jumlah Aceh keseluruhan) Covid-19 dilaporkan sembuh dan 91 orang konfirmasi positif baru,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG, Jumat (25/9/2020).

SAG menjelaskan, Bireuen dan Abdya naik kelas ke zona kuning berdasarkan pembobotan skor dan zonasi risiko daerah oleh Satgas Covid-19 nasional, dan ditampilkan pada laman covid19.go.id/peta-risiko, Kamis (24/9).

“Kami mengapresiasi Pemkab Bireuen dan Abdya yang bekerja keras mengendalikan penyebaran virus corona bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder di sana. Yang paling menentukan disiplin masyarakat menjalankan protokol kesehatan,” puji Jubir Pemerintah Aceh itu.

Selain itu, SAG juga mengatakan, Aceh Jaya juga naik kelas dari zona merah sebelumnya menjadi zona orange. Aceh Selatan dan Simeulue turun dari zona orange menjadi merah.

“Banda Aceh kembali menjadi zona merah setelah sempat di zona orange pada rilis sebelumnya. Aceh Besar dan Sabang masih di zona merah. Sedangkan status risiko kabupaten/kota lainnya berada di zona orange,” ungkapnya.

Selanjutnya SAG merinci pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh dalam 24 jam terakhir, meliputi warga Aceh Selatan sebanyak 31 orang, Aceh Barat 13 orang, dan Langsa 6 orang. Sementara Aceh Tenggara, Banda Aceh, dan Subulussalam, sama-sama 3 orang. Warga Aceh Besar sebanyak 2 orang. Sedangkan warga Aceh Tengah, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Jaya, dan Lhokseumawe, masing-masing 1 orang.

Kemudian Jubir SAG menjelaskan distribusi konfirmasi positif baru Covid-19 yang meliputi warga Aceh Besar sebanyak 24 orang, Langsa 31, Banda Aceh 19 orang, Bireuen 12 orang, dan Sabang 3 orang. Dua orang lainnya merupakan warga Lhokseumawe 1 orang dan dari luar daerah 1 orang.

Kumulatif Covid-19 Aceh

Lebih lanjut SAG menjelaskan, dengan ada penambahan 91 kasus positif Covid-19 (konfirmasi) baru, secara akumulasi jumlah korban virus corona di Aceh sudah mencapai 3.981 orang. Rinciannya, 1.911 orang dirawat di rumah sakit atau diisolasi, 1.923 orang dinyatakan sembuh, 147 orang meninggal dunia.

“Dua orang dikabarkan meninggal dunia, masing-masing warga Aceh Besar dan Lhokseumawe,” tegas SAG.

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau kasus probable secara akumulasi sebanyak 403 orang. Dari jumlah tersebut, 55 PDP/probable dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 327 sudah sembuh (selesai isolasi), dan 21 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 2.869 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.555 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 312 orang dalam proses isolasi di rumah dan dalam pantauan Tim Gugus Tugas Covid-19 , dan 2 orang isolasi di rumah sakit, demikian SAG. []

Komentar

Loading...