Sejumlah Gampong di Aceh Utara Terendam Banjir, Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter

Banjir yang melanda Aceh Utara, Selasa 16 Juni 2020. [Foto: Istimewa]

ACEH UTARA - Akibat meluapnya sungai di kawasan Aceh Utara, sejumlah gampong (desa) di Kecamatan Pirak Timu, Matangkuli, Lhoksukon dan Cot Girek terendam banjir, Selasa (16/6/2020).

Hasil pantauan di sejumlah titik lokasi banjir, diperkirakan ketinggian air mencapai 1, 5 meter.

"Banjir diakibarkan meluarpnya Krueng Pirak dan Krueng Peuto karena intensitas hujan tinggi di pegunungan (kabupaten tetangga), serta diperparah hujan lokal malam tadi," ungkap Ketua pemuda Bustanul Hakiki Gampong Siren Matang Kuli.

Menurutnya, di gampongnya air mulai memasuki pemukiman penduduk sejak Selasa pagi. Ratusan rumah terendam, kemudian ruas jalan di beberapa lokasi kawasan Matangkuli juga dilaporkan ikut tergenang dengan ketinggian air di atas badan jalan mencapai satu meter.

"Di jalan kawasan Siren, airnya sekitar satu meter lebih, apalagi kalau di rumah penduduk misalnya yang datarannya agak rendah maka bisa mencapai 1,5 meter," kata Bustanul.

Wwarga di desanya, Bustanul menjelaskan, masih bertahan di rumah masing- masing menjaga harta benda.

“Meski demikian, jika airnya terus bertambah tidak tertutup kemungkinan warga akan mengungsi juga,” ujarnya.

Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara Mukhtaruddin yang ikut turun untuk melakukan pendaataan di kawasan Kecamatan Pirak Timu menyebut kondisi banjir di sana juga merendam ratusan rumah dalam beberapa gampong dan airnya saat ini terus meninggi.

"Ada sejumlah gampong yang dilaporkan oleh Tim Reaksi Cepat IPSM Aceh Utara terendam banjir baik di Pirak Timu maupun Matangkuli dan Lhoksukon. Saat ini kami sedang berada di lokasi (Pirak Timu) untuk melakukan pendataan," sebut Mukhtaruddin.

Berdasarkan data yang diperoleh, tambah Muhktaruddin, banjir di antaranya merendam Gampong Alue Bungkoh, Menye Tujuh, Tanjong Sereukui, Teupin Ue, Ceu Meucoeut, Leupe, Matang Keh, Rayek Panye, Bungong, Glumpang, Hasan Krueng Kreuh, Beuracat Rata dan Trieng Krueng Kreuh di Kecamatan Pirak Timu.

Untuk Kecamatan Matangkuli, tambahnya, banjir merendam di antaranya Gampong Tanjong H Muda, Lawang, Siren, Munye Pirak, Cebrek Pirak, Beuringen Pirak, Tengoh Pirak, Alu Tho, Hagu, Meuria, Tumpok Barat, Alue Euntok, Tanjong Tgk Kari, Teungoh Seulemak dan sejumlah gampong lainnya.

Camat Lhoksukon Saifuddin juga mengatakan, akibat meluapnya Krueng Peuto menyebabkan sejumlah gampong ikut terendam banjir di kawasan itu, namun kondisinya tidak separah yang terjadi seperti di kawasan Matangkuli dan Pirak Timu.

Banjir tersebut di antaranya melanda kawasan Gampong Dayah LT, Krueng LT, Kumbang LT, Buloh, Meucat dan Rayeuk Rawa, Gampong Jok LT, Meunasah Nga LT, Babah Geudubang, Meunasah Tuha, Meunasah Meuria, Meurebo dan Gampong Geulumpang.

Ruas jalan lintas Kecamatan Lhoksukon- Cot Girek di beberapa lokasi, airnya dilaporkan juga menyeberangi badan jalan, namun masih bisa dlintasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Di Kecamatan Cot Girek, banjir luapan Krueng Peuto dilaporkan ikut merendam di antaranya Gampong U Baro.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Amir Hamzah belum dapat dimintai keterangan terkait kondisi bencana banjir tersebut. []

Komentar

Loading...