Seorang Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di RSUDZA Banda Aceh Meninggal Dunia

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Lhokseumawe yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh meninggal dunia pada Senin (23/3/2020).

Informasi yang diperoleh acehonline.co, pasien berinisal AA itu meninggal dunia Senin siang Pukul 12.30 Wib. Jenazah dikabarkan masih di RS Zainoel Abidin Banda Aceh untuk menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, guna mementukan positif atau tidaknya pasien tersebut terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya pada 13 Maret lalu, AA dikabarkan melakukan perjalanan dinas luar, yakni ke Surabaya dan Bogor. Pada 17 Maret, AA dirawat di RS Arun Lhokseumawe.

Selanjutnya pada 20 Maret 2020, pasien tersebut dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh dengan status PDP.  Berdasarkan informasi awal, pasien tersebut menderita penyakit DBD dan infeksi paru, namun demikian, tindakan yang dilakukan sesuai SOP penanganan pasien Covid-19. Namun, pada Senin siang tadi, AA dikabarkan telah meninggal dunia.

Kepala Bidang Humas RSUDZA Rahmadi ketika dikonfirmasi acehonline.co, Senin sore, membenarkan informasi pasien berstatus PDP Covid-19 itu meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh.

“Infonya benar, detailnya bisa menghubungi Pak SAG (Saifullah Abdulgani, Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh),” jelasnya.

Sementara SAG ketika dihubungi mengatakan akan menggelar konferensi pers terkait pasien yang meninggal tersebut pada senin sore, Pukul 17.00 WIB, di Posko Covid-19 Aceh yang berada di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Aceh. Keterangan resmi terkait pasien meninggal tersebut akan diberikan pada konferensi pers nantinya.[]

Komentar

Loading...