Sudah 1.984 Orang dari Sumatera Utara Dilarang Masuk ke Aceh

Wilayah Aceh dilihat dari satelit. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Sebanyak 960 unit kendaraan yang mengangkut 1.984 orang dari Sumatera Utara (Sumut) ke Aceh, dipaksa putar balik kembali ke Sumut. Upaya ini untuk mengantisipasi penularan virus Corona (Covid-19) di Aceh.

Kebijakan larangan kendaraan masuk ke Aceh sudah di mulai sejak Kamis 21 Mei. Sejauh ini sudah ada 543 kendaraan pribadi, 405 kendaraan umum dan 12 unit pengendara sepeda motor yang tak diizinkan masuk ke wilayah Aceh.

Direktur Lalu Lintas Polisi Daerah Aceh Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani mengatakan, pihaknya masih melakukan razia untuk mengantisipasi kendaraan umum ke Wilayah Aceh.

“Jumlah kendaraan putar balik sejak hari pertama hingga hari ini Senin, 25 Mei 2020 dari perbatasan berjumlah 960 kendaraan yang mengangkut 1984 penumpang,” kata Dicky saat dikonfirmasi, Senin malam (25/5/2020).

Penyekatan kendaraan masuk Aceh mulai diberlakukan pukul 06:00 WIB. Empat daerah yang jadi pintu masuk ke Aceh ialah Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam dan Aceh Tamiang. Di sana tim gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan dan penumpang di masing-masing pos perbatasan.

Dalam pemeriksaan itu, tim gabungan memeriksa kendaraan roda dua serta empat. Setiap penumpang diminta turun lalu disemprot disinfektan serta ditanya riwayat perjalanan seminggu terakhir.

Jika mereka warga asli sekitar dan kooperatif menjawab pertanyaan petugas, mereka akan diberikan masuk. Sementara untuk penumpang kendaraan pribadi yang masuk wilayah Aceh akan diminta surat keterangan bebas Covid-19. Setelah itu dilakukan rapid test.

Dicky mengatakan apabila tidak ada surat keterangan, maka kendaraan itu juga akan diputar balik ke Wilayah Sumut.

Selain itu, sudah tiga hari tidak ada penambahan kasus positif Corona di Aceh. Dari 19 kasus, 16 diantaranya sembuh, 2dirawat di rumah sakit rujukan dan satu meninggal dunia akhir Maret 2020 lalu. []

Komentar

Loading...