Tak Berfungsi, Sistem Drainase Kota Banda Aceh Diminta Dievaluasi Total

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad. [Foto: Facebook]

BANDA ACEH - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Tuanku Muhammad, menilai salah satu penyebab terjadinya banjir di Banda Aceh pada Jumat (8/5/2020), dikarenakan sistem drainase yang buruk dan tidak berfungsi dengan baik saat curah hujan tinggi.

“Sejak hujan deras beberapa hari ini, Kkota Banda Aceh kembali mengalami banjir, setelah 20 tahun yang lalu ketika banjir besar melanda Aceh pada tahun 2000,” kata Tuanku Muhammad dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Sabtu dinihari (9/5/2020).

Tuanku mengungkapkan, ada banyak sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik ketika memasuki musim penghujan. Sehingga menurutnya, ketika curah hujan tinggi, sistem aliran air terhambat dan lambat hingga menyebabkan sejumlah titik di Banda Aceh dilanda banjir.

“Terlepas dari derasnya hujan, hal ini menunjukkan bahwa sistem drainase kota kita masih buruk," tegas Tuanku.

Dia juga menilai, saat ini drainase di Banda Aceh belum berfungsi maksimal. Hasilnya, kata dia, air yang datang karena hujan deras tidak bisa dialirkan dengan baik dan akhirnya meluap hingga ke jalan dan pemukiman warga.

“Untuk itu, Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mendorong pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengevaluasi seluruh saluran drainase dan aliran air dari hulu ke hilir. Jika tidak, maka banjir di Kota Banda Aceh akan selalu terjadi di saat hujan deras,” ungkapnya. []

Komentar

Loading...