Terdampak Banjir, Ribuan Warga Aceh Timur Mengungsi

Pengungsi bermalam di Balai Masjid Baitul Mannan Kota Idi, Aceh Timur, Sabtu malam (5/12/2020) malam. [Foto: Acehonline.co/Zulkifli]

IDI - Ribuan warga mengungsi di Aceh Timur, Sabtu malam (5/12/2020). Sementara banjir yang terjadi sehari sebelumnya kini meluas di 501 desa dalam 16 kecamatan di Aceh Timur.

Banjir yang terjadi kali ini akibat derasnya hujan yang mulai terjadi sejak Jumat dinihari (4/12/2020).

Informasi terkini yang diterima acehonline.co Sabtu malam, seorang bocah SMP asal Desa Kp Masjid l, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, dilaporkan meninggal dunia. Korban bernama Lia Ramadhani (14 tahun). Sementara temannya, Fitri (15), selamat setelah dibantu warga.

Mendapat laporan banjir, Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib atau Rocky, bersama muspika menuju lokasi membantu mengevaluasi warga yang terdampak banjir. Bahkan, Rocky bersama unsur forkopimda juga melakukan pencarian korban yang tenggelam hingga jasadnya ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi.

Di lokasi banjir, Bupati Rocky mengimbau kepada anak-anak sepanjang jalan yang berdekatan dengan lokasi banjir untuk berhati-hati, terutama di pinggir sungai. Hal itu karena ketinggian air masih terus meningkat di sejumlah kecamatan.

"Kondisi arus sungai masih deras dan kondisi ini masih berbahaya terhadap keselamatan anak-anak yang belum bisa berenang," sebut bupati dari Partai Aceh ini.

Hadir dalam pencarian korban antara lain Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, Sekda Aceh Timur Mahyuddin Syech Kalad, Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi, Kasatpol PP dan WH Teuku Amran, Waka Polres Aceh Timur Kompol Warosidi, Kadis Sosial Aceh Timur Elfiansi, dan unsur muspika setempat.

Rocky dalam kesempatan itu juga menyerahkan sembako berupa beras, minyak, mie instan, gula dan telur serta roti unibis.

"Kami imbau kepada Dinas Sosial dan BPBD segera menyalurkan bantuan ke seluruh titik pengungsian yang sudah membuka dapur umum," tegas Rocky seraya berharap banjir segera surut saat guyuran hujan mereda, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

Selain di Nurussalam, Ranto Peureulak, Indra Makmur dan Julok serta Pante Bidari, bencana banjir kali ini juga terjadi di Kota Idi, pusat ibukota Pemkab Aceh Timur. Warga dari sejumlah desa seperti Desa Keude Aceh, Kp Aceh dan Kp Jawa, mengungsi ke sejumlah titik, antara lain ke Balai Masjid Baitul Mannan Idi Rayeuk.

"Kami mengungsi, karena rumah kami kebanjiran hingga satu meter lebih air di dalam rumah," kata Kamal, warga Kp Aceh Idi.

Jika hujan terus mengguyur, banjir diperkirakan semakin parah.

"Tapi mudah-mudahan banjir segera surut dan kami bisa beraktivitas dan kembali ke rumah," timpa Kamal. []

Komentar

Loading...