Tersangka Pembunuh dan Pemerkosa di Aceh Timur Mantan Napi Kasus Pembunuhan

Petugas kepolisian menjaga tersangka kasus pembuhunan dan pemerkosaan di Aceh Timur yang dirawat di RSUD Langsa, Senin (12/10/2020). [Foto Istimewa]

LANGSA - Tersangka S (36) terduga pemerkosa ibu muda dan pembunuh anak berusia sembilan tahun ternyata mantan narapidana (napi) dalam kasus pembunuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau. S bebas setelah mendapatkan asimilasi Covid-19 dari Pemerintah Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

Meskipun sempat kabur setelah melakukan aksi biadap itu, namun akhirnya pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiaannya di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (11/10/2020).

"Benar, pelaku merupakan mantan napi yang bebas setelah mendapatkan asimilasi Covid-19 beberapa waktu lalu. Awalnya dia (pelaku--red) ditahan setelah vonis majelis hakim dalam kasus pembunuhan di Dumai juga di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta, Sumatera Utara," ujar Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim AKP Arif S Wibowo, Senin pagi (12/10/2020).

Ketika ditangkap di dalam kebun sawit milik warga, Kasat menjelaskan, tersangka S memegang sebilah pedang jenis samurai, sehingga penangkapan pelaku membutuhkan waktu dan penuh kehati-hatian.

"Setelah dibujuk, akhirnya S berhasil ditangkap. Tapi ketika hendak dibawa, tersangka S tiba-tiba melawan petugas dan mencoba melarikan diri," tambah AKP Arif.

"Karena melawan dan mencoba kabur lagi, sehingga terpaksa kami lumpuhkan di bagian kaki," sebut AKP Arif seraya menambahkan, saat ini tersangka S sedang dalam perawatan pihak medis akibat luka tembak dibagian kaki.

Atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu, AKP Arif mengapresiasi kerja keras tim gabungan baik polsek dan polres serta masyarakat, sehingga tersangka S berhasil diamankan.

"Kami berharap kasus serupa tidak terulang,” imbuhnya. []

Komentar

Loading...