Update Covid-19 Aceh: ODP Bertambah 21 Orang, PDP dan Positif Tetap

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani atau SAG mengatakan berdasarkan data per tanggal Sabtu (11/4/2020) Pukul 15.00 WIB sejak kemarin, tidak ada penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif Corona di Aceh. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 hanya bertambah 21 orang.

“Hal ini berdasarkan pembaharuan data harian akumulasi kasus yang dicatat dan dilaporkan oleh Gugus Tugas Covid-19 dari 23 kabupaten/kota se Aceh,” kata SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Sabtu malam.

SAG menjelaskan, ODP di Aceh saat ini tercatat sebanyak 1.363 kasus. Terjadi penambahan sebanyak 21 kasus jika dibandingkan dengan kemarin, 1.342 kasus.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 918 kasus ODP telah selesai proses pemantauan dan 445 masih dalam pemantauan petugas kesehatan,” jelasnya.

SAG kembali mengimbau masyarakat agar tidak menyikapi berlebihan bila ada warganya yang baru tiba dari wilayah penularan Covid-19, baik dari dalam maupun dari luar negari.

“Hal penting yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah, memastikan warga yang baru pulang dari wilayah transmisi untuk melakukan isolasi mandiri secara disiplin di rumah selama 14 hari dan menjaga jarak antar sesama atau physical distancing,” ujar SAG.

SAG menambahkan, ODP yang mengalami demam dan batuk atau gejala flu, belum tentu memiliki gejala Covid-19. Penderita Covid-19, kata dia, hanya bisa dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium dan hasilnya dibaca oleh tenaga ahli. Hasil rapid test pun harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan swab atau PCR (Polymerase Chain Reaction).

Data Covid-19 Aceh hingga Sabtu, 11 April 2020. [Sumber: Dinkes Aceh]
Sementara itu, sambung SAG, PDP di Aceh hingga kini masih sama dengan kemarin, yaitu sebanyak 60 kasus.

“Dari tersebut, lima pasien masih dirawat di rumah sakit rujukan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan 53 PDP lainnya telah diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Di antara 53 pasien berstatus PDP yang perbolehkan pulang oleh tim medis, SAG juga menjelaskan, tiga orang merupakan pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Meski telah dinyatakan sembuh dan dikembalikan ke rumah, namun tim medis tetap menganjurkan agar ketiga orang tersebut untuk tetap istirahat di rumah selama 14 hari.

“PDP meninggal juga tidak bertambah, yaitu dua kasus, satu positif Covid-19, dan satu lagi negatif,” tutup SAG. []

Komentar

Loading...