69 Pasien Positif Virus Corona di Indonesia, Dua Balita

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona saat memberikan keterangan pers di Jakarta. [Foto: Antara]

JAKARTA - Pemerintah telah memberikan informasi terkini jumlah pasien positif virus Corona Covid-19. Total, pasien positif Corona di Indonesia kini menjadi 69 orang, di mana dua di antaranya masih berusia di bawah lima tahun alias balita.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Covid-19, Achmad Yurianto, memberikan keterangan dalam jumpa pers di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat sore (13/3/2020).

"Data yang saya berikan ini merupakan hasil tracing sejak dua hari lalu dari 34 pasien, sampai dengan tadi siang," kata Yurianto.

Dari penambahan pasien positif, terdapat dua balita yang terjangkit Corona. Pasien balita pertama bernomor 49, laki-laki berusia 3 tahun. Sedangkan satu balita lainnya pasien 54 berjenis kelamin laki-laki berusia 2 tahun.

"Keduanya sakit ringan sedang," ujarnya.

Alasan Jokowi Tak Mau Buka-bukaan soal Virus Corona

Presiden Joko Widodo mengakui jika pemerintah memilih untuk tidak transparan atau blak-blakan terkait dengan virus corona atau Covid-19 ke masyarakat.

Padahal, sejumlah negara lain memilih lebih transparan soal kasus Covid-19 kepada masyarakatnya. Seperti berapa banyak jumlah penderita ataupun identitas dari warga yang terjangkit.

"Memang ada negara yang lebih terbuka, terutama soal identitas. Itu tergantung dari kebijakannya masing-masing. Tapi, kalau kita memilih, ada yang disampaikan dan ada yang tidak kita sampaikan. Karena kita tidak ingin menimbulkan suasana kepanikan di tengah masyarakat," kata Jokowi di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/3).

Kendati demikian, ia meyakinkan masyarakat bahwa jajarannya bertindak cepat dan tegas untuk menyikapi penyebaran virus corona di Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Meski demikian, kita terus bertindak cepat, baik pencegahan dan penanganannya. Bahkan, setiap saat kita terus merapatkan soal virus ini, karena memang virus ini cukup cepat menyebarnya. Seminggu lalu dapat laporan ada 88 negara, tapi saat ini sudah 117 negara," tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pencegahan yang cepat untuk menangani virus ini.

"Langkah serius dan cepat tanggap kita ambil untuk menangani virus ini. Dan kami juga minta masyarakat tetap optimis dan saling mendukung untuk menangani ini," ucapnya. []

Komentar

Loading...