Bertambah 4.007, Positif Covid-19 Indonesia Mendekati 300 Ribu Kasus

Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). [Foto: Kompas.com]

JAKARTA - Angka penularan virus corona di Indonesia hingga saat ini belum memperlihatkan tanda-tanda penurunan, setelah pandemi berjalan sekitar tujuh bulan.

Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan yang menyebabkan kasus Covid-19 terus bertambah hingga hari ini, Sabtu (3/10/2020). Bahkan, penambahan pasien Covid-19 dalam sehari masih tinggi, di atas 4.000 orang.

Data pemerintah pada Sabtu pukul 12.00 WIB ini menunjukkan bahwa terdapat 4.007 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air kini berjumlah 299.506 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Informasi ini disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Sabtu sore. Data juga bisa diakses masyarakat di situs Covid19.go.id dan Kemkes.go.id, dengan update setiap sore.

Pasien sembuh dan meninggal

Meski kasus Covid-19 terus bertambah, harapan terlihat dengan banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh. Dalam sehari, ada penambahan 3.712 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi terinfeksi virus corona.

Mereka dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh kini ada 225.052 orang.

Akan tetapi, pemerintah juga mengabarkan duka dengan masih adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pada periode 2 - 3 Oktober 2020, terdapat 83 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini berjumlah 11.055 orang sejak awal pandemi.

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa saat ini terdapat 63.399 kasus aktif Covid-19. Selain kasus aktif, pemerintah menyatakan bahwa saat ini ada 139.099 orang yang berstatus suspek. []

Komentar

Loading...