Meski Seri MotoGP Sudah Berkurang, Rossi Belum Tentu Raih Gelar ke-10

Valentino Rossi. [Foto: AFP]

Mimpi Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) untuk meraih gelar juara dunia ke-10 diragukan oleh ayahnya sendiri, Graziano Rossi.

Pendapat Graziano ini didasari oleh kemungkinan MotoGP musim 2020 hanya menggelar 12 sampai 13 balapan.

Kemungkinan itu ada karena jadwal MotoGP 2020 sudah kacau karena pandemi virus corona. Sejauh ini, tujuh seri dari 20 yang sudah dibatalkan.

Tujuh seri itu adalah Grand Prix (GP) Qatar, GP Jerman, GP Belanda, GP Finlandia, GP Inggris, GP Australia, dan GP Jepang.

Total 13 seri yang tersisa masih bisa berkurang karena Dorna Sports tidak yakin bisa menggelar balapan MotoGP di luar Eropa saat pandemi virus corona belum berakhir.

Agar musim 2020 bisa sesuai dengan aturan Kejuaraan Dunia (minimal 13 seri), Dorna Sports kini membuka opsi menyelenggarakan dua balapan sekaligus di satu sirkuit.

Hal itu sudah dilakukan Dorna Sports ketika mengajukan proposal ke Pemerintah Spanyol untuk menggelar dua balapan di Sirkuit Jerez.

Jika diizinkan, MotoGP 2020 akan dibuka di Sirkuit Jerez dengan dua balapan dalam satu pekan pada 19 dan 26 Juli.

Ketika ditanya apakah 13 balapan dalam satu musim akan menguntungkan Rossi, Graziano tidak terlalu yakin.

"Saya tidak tahu apakah pengurangan jumlah seri menguntungkan Rossi dalam upaya meraih gelar juara ke-10," kata Graziano dikutip dari situs Tuttomotoriweb, Selasa (9/6/2020).

"Mari kita berjalan perlahan, langkah demi langkah. Hal terpenting adalah Kejuaraan Dunia dimulai terlebih dahulu. Hasilnya akan datang dengan sendirinya," tutur Graziano.

Lebih lanjut, Graziano juga turut mengomentari masa depan Rossi yang sampai saat ini masih belum jelas.

Rossi yang sudah berusia 41 tahun kini berada di ambang keputusan pensiun. Setelah dipastikan kehilangan tempat di Monster Energy Yamaha musim depan, Rossi sampai saat ini belum menemukan tim baru.

Dalam perkembangan terakhir, tim satelit Petronas Yamaha SRT menyatakan sudah berkomunikasi dengan Rossi. Proses negosiasi itu kini telah memasuki tahap akhir dan kemungkinan akan selesai pada Juli 2020.

Petronas Yamaha SRT dikabarkan akan memberi kontrak satu sampai dua tahun untuk Rossi.

Graziano menilai kemungkinan Rossi bergabung ke Petronas Yamaha SRT sangat terbuka. Pasalnya, dalam pembicaraan terakhir dengan Rossi, Graziano menilai anaknya belum mau mengakhiri karier tahun ini.

"Saya berpikir pandemi virus corona tidak memengaruhi Rossi. Dia mungkin akan kembali balapan musim depan," tutur Graziano.

"Saat kami berbicara, Rossi masih sangat antusias. Saya yakin dia dalam kondisi terbaik saat ini," ucap Graziano.

Selama kariernya di MotoGP, Rossi sudah pernah membela Honda, Ducati, dan Yamaha. Dari ketiga tim tersebut, Rossi meraih gelar juara dunia dua kali bersama Honda dan lima lainnya dengan Yamaha.

Dengan demikian, Petronas Yamaha SRT akan menjadi tim satelit pertama yang dibela Rossi jika kedua belah pihak sepakat bekerja sama musim depan. []

Komentar

Loading...