Presiden UEFA: Digelar 2021, Tuan Rumah Piala Eropa 2020 Diprediksi Berkurang

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. [Grafis;acehonline.co]

Piala Eropa 2020 ditunda hingga tahun depan karena terkena dampak wabah virus corona. Perhelatan event empat tahunan itu akan tetap berjalan, tapi Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, tak yakin tuan rumahnya tetap ada 12.

Ceferin tidak menutupi fakta potensi berkurangnya tuan rumah Piala Eropa 2020 yang berlangsung pada 2021. Tuan rumah sedianya 12, namun dapat berkurang hingga 10 karena tak bisa menyelenggarakan laga.

Sebelumnya sudah ditetapkan Inggris, Spanyol, Jerman, Italia, Denmark, Skotlandia, Republik Irlandia, Rumania, Hongaria, Rusia, Belanda, dan Azerbaijan ditetapkan sebagai negara-negara untuk melaksanakan Piala Eropa 2020.

"Idenya adalah bahwa kami tinggal di kota yang sama. Kami telah melakukan percakapan dengan sembilan kota dan semuanya sudah diatur," tutur Ceferin dikutip dari Mirror.

"Dengan tiga kota, kami memiliki beberapa masalah. Jadi kami akan membahas lebih lanjut, dan pada prinsipnya, kami akan melakukannya di 12 kota. Tetapi jika tidak, kami siap melakukannya di 10, sembilan atau delapan kota."

Ceferin juga menyambut positif kembali bergulirnya Bundesliga di tengah pandemi virus corona. Ceferin melihatnya sebagai contoh kerja sama hebat antara Pemerintah Jerman dengan operator Bundesliga (DFL).

"Kami percaya pada orang Jerman, otoritas mereka sangat serius ... Ini bukan hanya tentang sepak bola," tambah Ceferin.

"Ini tentang orang-orang yang tertekan karena kita menjalani lockdown, karena ada begitu banyak ketidakpastian, dan sepak bola membawa kehidupan ke tingkat yang biasa (kembali normal)."

"Sepak bola membawa energi positif. Lebih mudah berada di rumah jika Anda dapat menonton olahraga! Jadi saya pikir ini adalah (contoh) kerja sama yang hebat antara liga Jerman dan pemerintah Jerman. Saya berharap, dan berpikir, mereka akan sangat sukses," urai dia.[]

Komentar

Loading...