Yanto Basna Bertahan di Thailand Selama Pandemi Virus Corona

Yanto Basna. [Grafis: acehonline.co]

BANGKOK - Bek PT Prachuap FC asal Indonesia, Yanto Basna, mengaku terpaksa bertahan di Thailand selama pandemi virus corona. Yanto Basna sebenarnya ingin pulang ke Indonesia, namun tidak bisa karena penerbangan internasional dari dan ke Thailand ditutup sejak akhir April 2020.

Yanto Basna menjadi satu-satunya pemain asing PT Prachuap FC yang masih bertahan di Thailand. Adapun seluruh rekannya sudah pulang ke negara masing-masing.

Selain karena tak ada penerbangan ke Indonesia, pertimbangan masih tingginya angka positif pandemi virus corona di Tanah Air juga menjadi alasan Yanto Basna. Hal itulah yang membuat Yanto Basna harus menikmati kesendiriannya di Thailand.

"Di klub saya ada tujuh pemain asing. Mereka sudah pulang semua tinggal saya sendiri. Mau pulang ke Indonesia kan sedang parah-parahnya, jadi susah," kata Yanto Basna di akun Instagram APPI.

"Sebenarnya saya ingin pulang. Akan tetapi, penerbangan sudah tutup dan terakhir pada tanggal 22 April kemarin," ucap Yanto Basna.

Thai League rencananya baru bergulir pada September 2020. Dengan demikian, Yanto Basna masih memiliki banyak waktu untuk bisa kembali ke Indonesia ketika situasi kesehatan mulai berangsur membaik.

Yanto Basna mengungkapkan kondisi Thailand setelah pandemi virus corona mulai membaik. Pemerintah setempat mulai melonggarkan aturan lockdown yang ditandai dibukanya tempat-tempat umum.

"Kalau beberapa bulan lalu masih dilarang, namun untuk saat ini sudah kondusif. Jadi, bisa keluar-keluar. Akan tetapi, ada beberapa daerah yang masih memberlakukan karantina," ucap Yanto Basna.

"Akan tetapi, sejauh ini di Thailand mall sudah mulai buka dan keramaian sudah mulai ada. Meskipun masih wajib memakai masker," tegas Yanto Basna.[]

Komentar

Loading...