13 DPC Tolak Muswil DPW PA Aceh Timur

Ketua Tuha Peut DPW PA Aceh Timur, Hasballah MThaib atau Rocky, menyampaikan arahan dalam Rapat PA/KPA di Peureulak, Aceh Timur, Minggu (10/1/2021). [Foto Istimewa]

IDI – Sebanyak 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Aceh di Aceh Timur menolak Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Aceh (PA) wilayah itu, yang dilaksanakan, Selasa silam (5/1/2021). Penolakan tersebut berlangsung dalam Rapat Musyawarah PA/KPA Wilayah Aceh Timur di Peureulak, Minggu (10/1/2021).

“Rapat Musyawarah yang dihadiri 13 DPC PA dan 17 KPA, sepakat menolak hasil muswil yang diselenggaran DPW PA Aceh Timur, karena Muswil DPW PA tersebut kami nilai tidak memenuhi syarat. Bahkan unsur-unsur yang ada dalam Partai Aceh (PA) tidak hadir dan tidak mendapatkan undangan, seperti Tuha Peut DPW PA Aceh Timur,” kata Perwakilan DPC Partai Aceh Kecamatan Idi Rayeuk, Tajul Ula.

Oleh karenanya, lanjut Tajul, Muswil (DPW-PA Aceh Timur) tersebut ditolak.

“Apakah saudara-saudara setuju (muswil—red) ditolak?,” teriak Tajul Ula, yang diiringi dengan jawaban setuju dari mantan kombatan GAM yang tergabung dalam KPA dan PA Aceh Timur.

Kendati demikian, Tajul Ula berharap, persoalan internal Partai Aceh (PA) di tingkat DPW itu segera selesai. Namun hal tersebut akan terwujud setelah mendapatkan petunjuk dan rekomendasi dari DPP Partai Aceh.

“Kami berharap muswil segera dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen partai, agar persoalan internal partai ini segera selesai,” timpa Tajul Ula.

Ketua Tuha Peut DPW PA Aceh Timur, Hasballah M Thaib atau Rocky, usai Rapat Musyawarah kepada wartawan mengapresiasi atas kehadiran 13 DPC PA dan 17 KPA dalam rapat awal dengan tujuan untuk menyatukan tekat dan membangun solidaritas untuk membawa DPW PA Aceh Timur ke arah yang lebih baik.

Menyikapi Muswil yang digelar DPW PA Aceh Timur pekan lalu, Rocky mengaku terkejut, apalagi hasil muswil memilih ketua yang baru. Padahal ketua lama masih menjalani proses hukum dan belum inkrah. “Jikapun pimpinan di tingkat DPP PA merekomendasi untuk dilaksanakan Muswil DPW PA di Aceh Timur, maka seluruh unsur harus diundang, termasuk kami, karena kami tidak boleh dipisahkan dari PA dan KPA,” urai Rocky.

Dia mengaku kesal dengan muswil yang telah diselenggarakan tanpa dilibatkan dirinya dan seluruh unsur PA dan KPA lainnya. Namun, kata Rocky, sebagai orang yang dituakan, dia mengajak seluruh mantan GAM yang tergabung dalam PA dan KPA agar benar-benar menjaga kekompakan dan kebersamaan demi menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai kedamaian.

Berdasarkan hasil Rapat Musyawarah yang diikuti 13 DPC dan 17 KPA, Rocky berharap agar menyampaikan ke pimpinan terkait kondisi di DPW Aceh Timur.

“Sekali lagi kami harap agar seluruh komponen yang tergabung dalam PA dan KPA tetap bersatu. Partai Aceh masih solid dan masalah ini kami nilai segera selesai,” tutur Rocky.

Turunkan Timsus

Terkait dengan kondisi terkini di internal DPW PA Aceh Timur, Rocky berharap DPP PA baik itu Mahkamah Partai Aceh maupun pengurus partai untuk segera turun mengevaluasi kondisi terkini di lapangan, sehingga berbagai persoalan yang muncul selesai dengan baik.

“DPP PA harus bentuk tim khusus untuk mengevaluasi DPW PA, sehingga selesai persoalan internal partai yang kita banggakan ini,” ungkap Rocky.

Sebelumnya, 23 Ketua Dewan Pimpinan Sagoe Partai Aceh (DPS-PA) Kecamatan dan 22 Panglima Sagoe (KPA Sagoe) se-Wilayah Peureulak-Aceh Timur, membuat pernyataan sikap dan dukungan terhadap Zulfadli Bin Aiyub alias Keupiyah Seuke, untuk segera didefinitifkan sebagai Ketua DPW-PA Kabupaten Aceh Timur.

Penyataan tersebut disampaikan dalam acara Musyawarah Wilayah DPW-PA Kabupaten Aceh Timur, Selasa (5/1) di Kantor Sekretariat DPW-PA Aceh Timur di Peureulak. Surat pernyataan tersebut, segera dikirim ke Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh untuk ditindak lanjuti.

“Mereka Panglima Sagoe dan seluruh Ketua DPS-PA yang hadir dalam musyawarah menilai kepimimpinan Keupiyah Seuke selama menjabat sebagai Plt Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur telah melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab. Maka untuk itu mereka membuat penyataan sikap dan dukungan untuk segera di definitifkan,” kata Sekretaris DPW-PA Kabupaten Aceh Timur, Husni Husen alias Pocini.

Zulfadli Bin Aiyub, menerima pernyataan sikap dukungan dirinya untuk diusulkan sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur, dalam Muswil DPW PA Aceh Timur di Peureulak, Selasa (5/1/2021) lalu. [Foto: Istimewa]
Muswil DPW PA Aceh Timu yang diselenggarakan tersebut, membahas pertangungjawaban anggaran yang bersumber dari 16 anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai Aceh.

“Selain itu, dalam muswil juga diagendakan menyusun program kerja tahun 2021 dan mengevaluasi kinerja tahun 2020,” ujarnya.

Pocini menambahkan, Muswil kali ini juga dihadiri empat Panglima Daerah yaitu Daerah Istimewa Lokop Unaruddin (Renggali), Daerah I Peureulak yakni Marzuki M Ali (Pang Kobra), Daerah II Simpang Ulim Usman Abubakar (Posmen), dan Daerah III Idi, Taufit Ilyas atau 88.

Sementara itu, Plt Ketua DPW-PA Kabupaten Aceh Timur, Zulfadli Bin Aiyub atau Keupiyah Seuke, dalam amanatnya mengajak, seluruh jajaran PA di Aceh Timur, untuk tetap kompak.

“Mari kita kuatkan barisan, jangan berpecah belah, dan jangan mendengar kabar yang belum tentu benar. Budayakan tabayyun (cek and ricek) sebelum bertindak dan mengambil keputusan. Jika ada persolan, mari kita pecahkan dengan jalur musyawarah dengan penuh kemuslihatan,” harap Keupiyah Seuke. []

Komentar

Loading...