59.593 Pelajar SD-SMP di Aceh Timur Ikuti Ujian Akhir Semester Secara Daring

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas P&K Aceh Timur, Agussalim, saat meninjau SDN 1 Nurussalam, Aceh Timur, Selasa (2/6/2020). [Foto: AcehOnline/Zulkifli]

IDI - Setelah mendapat instruksi perpanjangan belajar di rumah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Aceh Timur, melalui pihak sekolah menggelar ujian akhir semester secara daring.

Hal itu dilakukan menyusul perpanjangan intruksi belajar di rumah untuk pelajar PAUD, SD, SMP dan SMA hingga 20 Juni mendatang.

Sementara itu, pihak sekolah juga telah membelanjakan masker dan menggratiskan untuk 59.593 siswa/i SD dan SMP. Bahkan, penyerahan masker ikut dipantau langsung para pejabat dijajaran Dinas P&K Aceh Timur.

Kepala Dinas P&K Aceh Timur, Saiful Basri, di sela-sela meninjau SMPN Peudawa, Selasa (2/6/2020), mengatakan sesuai Instruksi Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, tentang perpanjangan belajar di rumah selama masa penanggulangan wabah COVID-19, maka pembelajaran Aceh Timur kembali dilakukan secara daring baik online atau offline terhitung 2 – 20 Juni 2020.

"Karena jadwal kurikulum saat ini memasuki ujian akhir semester, maka 59.593 siswa/i SD dan SMP akan mengikuti ujian akhir ini secara daring," ujar Saiful Basri.

Dia menjelakan, kebijakan tersebut juga menyusul diberlakukan masa new normal mengacu dari kebijakan pemerintah pusat.

Kendati demikian, pihaknya akan terus menantau perkembangan pembelajaran di sekolah. Di sisi lain, pihaknya juga telah mewanti-wanti agar pihak sekolah untuk menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel.

"Ini bertujuan agar disaat proses pembelajaran sudah bisa dimulai maka siswa/i dan para guru bisa menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan seperti tetap mengenakan masker selama beraktivitas dalam pekarangan sekolah," ujar Saiful Basri.

Sayogianya, lanjut mantan Kepala SMAN 1 Idi itu, sesuai edaran sebelumnya aktivitas pembelajaran di sekolah akan dimulai terhitung hari ini, 2 Juni.

“Namun, setelah terbit intruksi terbaru maka pembelajaran di rumah kembali dilanjutkan," sebut Saiful Basri.

Meskipun intruksi pembelajaran di rumah diperpanjang, Saiful Basri mengakui banyak siswa/i yang ke sekolah pada Selasa (2/6). Namun setelah diberikan masker, para siswa/i diperbolehkan pulang untuk melanjutkan belajar di rumah. []

Komentar

Loading...