Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring, Bang Azhari: Kaum Emak-emak Harus Mampu Bersaing

LHOKSEUMAWE - Bang Azhari Fondation melatih kaum emak-emak di Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe dalam pembuatan sabun cuci piring cair. Diharapkan, dengan bekal ilmu itu kaum ibu di kawasan itu mampu bersaing di kancah ekonomi Internasional.

"Saya sendiri yang melatih ibu-ibu di desa ini. Tujuannya, agar mereka memiliki keterampilan yang akan mampu menjadi pundi-pundi rupiah. Sehingga, dapat meningkatkan penghasilan ekonomi keluarga," ujar Azhari kepada acehonline.co, Sabtu (23/1/2021).

Ide tersebut, kata pimpinan Klinik Vinca Rosea ini, terlahir akibat Indonesia dilanda masa pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe. Dimana, berdampak buruk bagi ekonomi masyarakat. Terlebih lagi, bagi mereka yang tergolong ekonomi lemah.

"Di masa pandemi ini, saat kebutuhan keluarga meningkat dan pekerjaan hilang, bahkan uang juga tidak ada. Maka, kita harapkan masyarakat ini dapat produktif dengan melakukan keterampilan, sehingga mencukupi kebutuhan dapur serta meningkatkan pendapatan keluarga," katanya.

Dia juga menambahkan, kalau tidak segera dilakukan mitigasi dikhawatirkan masyarakat tidak bisa beradaptasi yang nantinya akan tergerus oleh teknologi masa kini. Dengan belajar dari sekarang, maka kondisi itu secara bertahap akan berubah dan berkembang.

"Dengan kita belajar dari sekarang, ke depan kita juga bisa berpartisipasi dalam percaturan ekonomi dunia. Karena, hari ini barang-barang China mengalir ke seluruh negara dengan harga yang cukup drastis fantastis rendah sekali. Ternyata, setelah kita lihat apa yang dilakukan mereka rupanya mereka memproduksi di rumah-rumah kemudian kirim ke pabrik untuk dilabeli dan marketing. Sehingga, harga sabun cair hari ini di pasaran Rp 10 ribu per 200 ml dengan kita buat sistem UKM seperti ini bisa Rp 2500. Jadi, disamping kita bisa menekan cost kita juga bisa bersaing," jelasnya. []

Komentar

Loading...