Rumoh Umat Salurkan Sembako dan Masker Bantuan Covid-19

Rumoh Umat Salurkan Sembako dan Masker Bantuan Covid-19. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Rumoh Umat Indonesia (RUI) mulai menyalurkan donasi berupa sembako, masker dan sarung tangan. Donasi penggalangan bantuan dengan tema Donasi Aceh Peduli Covid-19 ini dilakukan Rumoh Umat bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Sekjen RUI, Tgk Balia menjelaskan, direncanakan awal pada Alat Pelindung Diri (APD) medis, namun seiring berjalan, APD medis sudah mendapat bantuan maksimal dari pemerintah dan donasi lain.
Rumoh Umat fokus ke sembako warga miskin atau masyarakat terkena dampak Pandemi Covid – 19 yang masih membutuhkan.

Penyerahan secara simbolis untuk warga Aceh Besar dan Banda Aceh. Adapun selebihnya dikirim ke daerah melalui relawan RUI di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Di antara yang menerima donasi di kantor RUI, Jl Tgk Chiek Di Tiro, Lorong Gelatik, Ateuk Pahlawan, Baiturrahman, Banda Aceh, 29 April 2020, sebagai berikut,
Paimin, Warga rukoh, Syiah Kuala, penjaga dan petugas kebersihan musahala Al Muhajirin. Penyandang disabilitas, Musliadi M Yusuf Peukan Bada, Aceh Besar.

T. Irwansyah, warga Ie Masen Kaye Adang, Syiah Kuala, Banda Aceh, ada bantuan pihak lain, namun anak dalam keadan sakit yang membutuhkan biaya besar untuk ekonomi kelas bawah.

Selain itu, juga salah seorang pedagang kios kaki lima, Musli asal Beurawe dan Jailani pengusaha tempe asal Tibang Syiah Kuala, mengaku usahanya sepi selama pandemi covid 19 ini, dan lain -lain diantar langsung ke rumah via relawan bagi yang tidak bisa datang ke kantor RUI.

Adapun paket sembako berisi beras 5 kg, gula, garam, minyak goreng, sirup, kurma dan masker serta sarung tangan. Rumoh umat memilih sejumlah warga yang masih minim bantuan dari pihak donatur lain. atau sudah menerima bantuan tapi masih membutuhkan uluran tangan para dermawan.

“Terima kasih kepada semua donator, relawan dan semua yang terlibat dalam donasi melawan covid 19. Tetap di rumah, jaga diri dan keluarga. Karena warga adalah garda terdepan melawan virus corana, para medis adalah pertahanan terakhir jika pertahan warga jebol. Perbanyak ibadah dan doa di bulan penuh berkah dan mustajabah. Semoga wabah ini cepat berlalu," ujar Tgk Balia.

Komentar

Loading...