Wali Nanggroe Aceh: Jangan Sia-siakan Sepuluh Terakhir Ramadhan

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar bersama perangkat Lembaga Wali Nanggore yang terdiri dari Majelis Fatwa, Majelis Tuha Peut, Majelias Tuha Lapan dan Keurukon Katibul Wali mengajak masyarakat Aceh untuk tidak menyia-nyiakan fase sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak amalan baik ibadah maupun amalan lainnya.

“Apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya," kata Wali Nanggroe menyebutkan Hadist Riwayat Bukhari No. 2024 dan Muslim No. 1174, dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Minggu (17/5/2020).

Wali Nanggroe Aceh melalui Humas KKW menambahkan, sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW, sepuluh terakhir Ramadhan dapat diisi dengan memperbanyak membaca Al Quran, mendirikan shalat malam, berdoa dan bersedekah.

“Barang siapa shalat di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” kata Wali Nanggroe menyebutkan hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

“Semoga kita semua mendapatkan malam Lailatul Qadar pada Ramadhan kali ini. Aaminn ya rabbal ‘alamin,” ujar Wali Nanggroe.[]

Komentar

Loading...