WHO Peringatkan Pandemi Corona Tak Akan Hilang dengan Vaksin

Logo WHO. [Foto: Istimewa]

JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keberadaan vaksin tidak akan langsung menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Vaksin akan melengkapi sarana dan pedoman (kesehatan) yang telah kita punya saat ini, bukan menggantikannya. Vaksin tidak akan menghentikan pandemi dengan sendirinya," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam jumpa pers pada Senin (16/11/2020).

Hingga kini, sejumlah negara berlomba-lomba membuat vaksin corona. Sejauh ini sudah ada 12 vaksin yang tengah menjalani tahap tiga dan enam vaksin sudah disetujui namun masih digunakan untuk tujuan terbatas.

Namun, Tedros menegaskan bahwa pasokan vaksin di awal peredarannya akan dibatasi dan diprioritaskan bagi "petugas kesehatan, orang tua, dan populasi berisiko lainnya".

Langkah itu diharapkan akan mengurangi jumlah kematian dan memungkinkan sistem kesehatan untuk menanganinya.

Namun, Tedron memperingatkan bahwa virus corona masih akan memiliki banyak ruang untuk menyebar meski vaksin sudah tercipta.

"Pengawasan masih perlu dilanjutkan, orang-orang masih perlu dites, diisolasi, dan dirawat, jaringan kontak dengan pasien masih perlu dilacak dan individu positif corona tetap perlu dirawat," papar Tedros seperti dikutip AFP.

Pada Sabtu (14/11), WHO mencatat 660.905 kasus virus corona baru di seluruh dunia. Angka itu menjadi rekor tertinggi setelah sehari sebelumnya tercatat 614.013 kasus baru.

Sejauh ini, pandemi virus corona telah menginfeksi 54 juta orang di seluruh dunia. Sebanyak 1,3 juta pasien positif Covid-19 meninggal dunia. []

Komentar

Loading...