BTN Target Salurkan 1,5 Juta KPR Hingga 2025

Ilustrasi rumah KPR. [Foto: Kementerian PUPR]

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyatakan akan terus memfasilitasi masyarakat Indonesia agar dapat memiliki tempat tinggal melalui Program Sejuta Rumah. Targetnya, bank pelat merah itu bisa menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) kepada 1,5 juta masyarakat hingga 2025.

"Dalam lima tahun mendatang, Bank BTN berkomitmen dapat memberikan pembiayaan KPR kepada 1,5 juta penduduk Indonesia," kata Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury dalam keterangan resmi dikutip Rabu (4/11/2020).

Dia mengatakan guna mencapai keinginan tersebut, Bank BTN akan menaikkan target pembiayaan perumahan subsidi menjadi sekitar 300 ribu unit rumah tiap tahunnya. Target ini naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sekitar 100 ribu unit rumah.

Per September 2020, Bank BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 93.448 unit, atau senilai Rp15,6 triliun. Pahala menuturkan KPR subsidi masih menjadi andalan Bank BTN untuk merealisasikan program Sejuta Rumah.

Itu tercermin dari penyaluran KPR subsidi sebesar 77.828 unit atau senilai Rp10,7 triliun. Angka itu lebih tinggi dari distribusi KPR non subsidi yang sebesar 15.620 unit, atau senilai Rp4,8 triliun.

"Berbagai upaya akan terus dilakukan Bank BTN untuk mensukseskan program tersebut," katanya.

Beberapa skema yang kerap digunakan dalam penyaluran KPR meliputi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Sementara itu, capaian program Sejuta Rumah yang dimulai sejak tahun 2015 itu terus menunjukkan peningkatan tiap tahunnya. Pada 2015, Bank BTN menyalurkan pembiayaan perumahan sebanyak 474.099 unit.

Kemudian bertambah menjadi 595.540 unit di 2016, 666.806 unit di 2017, dan 755.093 unit di 2018. Tahun lalu, perseroan membiayai sebanyak 735.749 unit perumahan.

"Hingga akhir 2019 backlog perumahan di Indonesia masih tinggi. Hal ini menunjukkan masih besarnya penduduk yang belum punya rumah, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah," kata Pahala.

Program Sejuta Rumah diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo pada 2015. Program ini bertujuan mendorong percepatan dan peningkatan kolaborasi antar stakeholders perumahan dalam menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng perbankan termasuk Bank BTN. []

Komentar

Loading...