DPRA Bentuk Pansus untuk Evaluasi LKPJ Gubernur Aceh

Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin menerima draf laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2020. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membentuk panitia khusus (Pansus) laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh tahun anggaran 2020, untuk mengevaluasi kerja-kerja yang telah dilaksanakan Pemerintah Aceh.

"Kiranya naskah lengkap agar segera dapat dipelajari oleh anggota dewan, utamanya terkait capaian kinerja Pemerintah Aceh selama anggaran 2020," kata Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, di Banda Aceh, Jumat (16/4/2021).

Dahlan menyampaikan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelengaraan pemerintahan daerah, selambat-lambatnya 30 hari setelah LKPJ diterima.

"Dalam batas waktu tersebut DPRA sudah harus membahasnya guna untuk memberikan rekomendasi," ujarnya.

Adapun rekomendasi tersebut, kata Dahlan, mengenai penyusunan perencanaan dan anggaran tahun berjalan dan berikutnya. Serta penyusunan peraturan daerah dan kepala daerah, atau kebijakan strategisnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan, penyelenggaraan anggaran 2020 yang meliputi aspek keuangan dan pendapatan daerah merupakan unsur penting untuk membiayai seluruh proses dalam pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Aceh telah mengupayakan peningkatan penerimaan daerah, melalui koordinasi yang intens dengan pemerintah pusat guna memperoleh perimbangan keuangan secara adil dan proporsional, sesuai dengan keistimewaan dan kekhususan Aceh.

"Kami juga terus melakukan inovasi berupa pemutihan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama
serta sosialisasi guna memotivasi masyarakat agar taat membayar pajak, retribusi, serta menunaikan zakat dan infak," kata Nova.

Nova menuturkan, pelaksanaan urusan pemerintahan bersifat wajib, pilihan, khusus atau istimewa telah diselenggarakan sesuai program prioritas Pemerintah Aceh yang telah disepakati bersama DPRA.

Keseluruhan program dimaksud disinergikan dengan kebijakan anggaran yang bertujuan memperbaiki
kualitas pelayanan, pemberdayaan, kreativitas dan partisipasi masyarakat, serta peningkatan daya saing.

Meskipun dalam suasana pandemi COVID-19, Nova menyadari bahwa masih ada program dan kegiatan yang belum terlaksana secara optimal.

"Karenanya, ke depan kami mengajak kita semua untuk kerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam semangat kebersamaan, mohon dukungan dari semua pihak, khususnya pimpinan dan anggota DPRA untuk menuju Aceh Hebat," ujar Nova Iriansyah. []

Komentar

Loading...