Gubernur Aceh Resmikan Jembatan Krueng Teukuh Kuala Bate

Gubernur Aceh Nova Iriansyah didampingi Bupati Abdya Akmal Ibrahim saat meresmikan Jembatan Krueng Teukuh yang ditandai dengan Penandatangan Prasasti di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu, (3/2/2021). [Foto: Istimewa]

BLANGPIDIE – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan pembangunan Jembatan Krueng Teukuh di Kecamatan Kuala Bate, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu siang (3/2/2021).

Jembatan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Bate dan Babah Roet pada lintas pesisir ini memiliki panjang 60 meter. Sebelumnya, jembatan tersebut pernah hampir selesai dibangun pada 2016 lalu, tetapi rusak setelah diterjang banjir luapan.

Gubernur Nova saat meresmikan jembatan tersebut menyebutkan, dengan selesainya jembatan Krueng Teukuh, masyarakat di kawasan itu telah terbebas dari rakit yang selama ini digunakan sebagai alat transportasi alternatif.

“Jembatan ini mempunyai peran strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ribuan warga sekitar. Infrastuktur ini terintegrasi dengan sentra produksi pertanian dan perkebunan warga, karena memudahkan akses pengangkutan hasil bumi ke pasar-pasar di pusat kecamatan, termasuk hasil tangkapan nelayan,” ujar Gubernur di lokasi peresmian jembatan.

Insinyur Arsitektur itu juga menjelaskan, pembangunan infrastruktur terintegrasi adalah salah satu fokus dalam visi misi Aceh Hebat, yang menjadi kebijakan Pemerintah Aceh periode 2017-2022. Salah satu program unggulan dalam visi misi tersebut adalah “Aceh Seumeugoet”, yaitu “Memastikan tersedianya sarana dan prasarana (infrastruktur) secara cerdas dan berkelanjutan.”

Membangun infrastuktur, kata Gubernur Nova, adalah upaya mendukung pencapaian tujuan semua program unggulan, terutama yang menjadi daya ungkit pembangunan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Dalam rangka merealisasikan program unggulan tersebut, Pemerintah Aceh telah membangun berbagai sarana dan prasarana transportasi, baik itu jalan maupun jembatan, guna membebaskan daerah terisolir, dan memudahkan akses masyarakat dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial dan kegiatan lainnya,” ujar Nova.

Gubernur Nova pada kesempatan itu juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Krueng Teukuh hingga selesai. Gubernur juga berpesan agar jembatan tersebut dirawat dan dijaga bersama oleh masyarakat.

“Kami berharap kepada masyarakat agar menjaga jalan dan jembatan ini dengan baik, sehingga bisa bertahan lebih lama dan bermanfaat secara berkelanjutan dalam beraktivitas sehari-hari.”

Sementara itu, Bupati Akmal dalam sambutannya mengakui, pembangunan jembatan Krueng Teukuh membutuhkan perjuangan yang berat selama rentang waktu 8 tahun. Jembatan itu, kata Akmal, pernah hampir rampung dibangun pada 2016 namun rusak lagi akibat diterjang banjir.

Selain itu, usulan pembangunan jembatan juga sempat ditolak beberapa kali sehingga tak kunjung terlaksana. “Saya sampai-sampai stress memikirkan pembangunan jembatan ini,” ujar Akmal.

Untuk itu, Bupati Akmal mengaku sangat bersyukur kepada Allah atas terselesaikannya pembangunan jembatan. Akmal juga berterima kasih kepada Gubernur Aceh yang telah mendukung pembangunan jembatan itu. “Akhirnya Allah mengabulkan doa orang-orang Abdya,” kata Akmal. [

Letakkan Batu Pertama Peningkatan Jalan Batas Gayo Lues-Babah Roet

Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet yang dikerjakan dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears, Rabu, (3/2/2021).

Kegiatan itu ditandai dengan pengujian alat berat excavator yang dilakukan Gubernur di lokasi pembangunan jalan, tepatnya di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengoperasikan alat berat Excavator sebagai tanda dimulainya Ground Breaking Jalan Babahrot-Galus, di Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu, (3/2/2021). [Foto: Istimewa]
Gubernur menyebutkan, peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet adalah bagian dari upaya percepatan pembangunan jalan Provinsi di seluruh Aceh.

“Sebagaimana tertuang dalam RPJM Aceh 2017-2022 jalan provinsi di seluruh Aceh ditargetkan mencapai kondisi mantap hingga 98,65 persen pada tahun 2022 mendatang,” ujar Gubernur Nova dalam sambutannya di lokasi pembangunan jalan.

Untuk mencapai target itu, lanjut Gubernur, salah satu program prioritas yang akan dituntaskan adalah penyelesaian pembangunan jalan yang menghubungkan Aceh Barat Daya dan Gayo Lues, yakni Peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babahrot.

Lebih jauh dirincikan, peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babahrot memiliki panjang 28,47 kilometer dan proses pekerjaannya ditetapkan dengan skema tahun jamak.

Jalan tersebut diharapkan tuntas pada akhir 2022 mendatang dan segera dapat dinikmati oleh masyarakat di kedua kabupaten (Abdya dan Gayo Lues) serta masyarakat Aceh pada umumnya.

Selain itu, guna mendukung keberadaan jalan Babahrot -Batas Gayo Lues, lanjut Gubernur, Pemerintah Aceh juga pada kesempatan yang sama, membangun jalan Blangkejeren – Tongra-Batas Aceh Barat Daya, sepanjang 90,15 Km.

Kedua ruas jalan dengan total sepanjang 118,62 Km yang diharapkan akan tuntas pada 2022 tersebut, akan menghubungkan lintas Tengah Aceh dan kawasan Barat Selatan.

“Selama ini, waktu tempuh antar kedua wilayah tersebut mencapai sekitar 5 hingga 6 jam. Dengan tuntasnya akses kedua ruas tersebut, diperkirakan jarak tempuh hanya butuh waktu 2 hingga 3 jam saja,” ujarnya Gubernur Nova.

Dengan demikian, lanjut Gubernur, akan meningkatkan aksesibilitas kedua wilayah dalam transaksi perdagangan, terutama hasil bumi dan pertanian serta juga mobilitas penduduk antar kabupaten.

Keberadaan jalan tersebut juga diharapkan ikut mendorong berkembang serta munculnya sentra ekonomi baru, dengan makin lancarnya arus pertukaran komoditas antar daerah.

“Kita tentunya juga berharap agar peningkatan ruas jalan ini dapat diselesaikan secara tepat mutu dan tepat waktu sebagaimana yang telah disepakati. Saya juga berpesan kepada Bapak/Ibu para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya dan Gayo Lues, agar turut mendukung pembangunan jalan ini,” pesan Gubernur. []

Komentar

Loading...