Harga Emas di Banda Aceh Bertahan di Rp2.870.000,- Per Mayam

Emas yang dijual di kawasan Pasar Atjeh, Banda Aceh. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Harga perhiasan emas di Banda Aceh bertahan di Rp2.870.000,- per mayam pada Jumat (18/12/2020). Harga emas di Banda Aceh dalam beberapa terakhir dalam kondisi tidak stabil atau kerap terjadi perubahan harga.

"Kondisinya (harga emas) tidak stabil, kadang naik, kadang turun," kata Wandi, pedagang emas Toko Mulia Raya kawasan Pasar Atjeh, Banda Aceh, kepada acehonline.co, Jumat siang (18/12).

Harga emas Rp2.870.000,- per mayam tersebut, Wandi menjelaskan, sudah termasuk ongkos pembuatan. Sedangkan jika harga tidak termasuk ongkos atau harga beli toko, yakni Rp2.800.000,- per mayam (takaran emas 3,3 gram).

Beberapa hari terakhir, Wandi juga menjelaskan, harga perhiasan emas di Banda Aceh sempat turun ke Rp2.700.000 per mayam (sudah termasuk ongkos). Namun kemudian harga emas kembali merangkak naik menjadi Rp2.870.000,- per mayam.

"Tapi jika dibandingkan dengan harga emas bulan kemarin (November) yang mencapai Rp2.970.000,- dan di Oktober Rp3.050.000,- maka harga emas di bulan ini (Desember) sudah lumayan sedikit turun," paparnya.

Ketika ditanyai daya jual beli masyarakat, Wandi mengaku saat ini dalam kondisi sepi.

"Lumayan agak sepi, tapi tetap ada yang datang untuk beli ataupun jual emas," ungkapnya.

Soal prediksi harga emas ke depan, Wandi mengatakan tidak dapat memastikan, dikarenakan harga emas di Aceh tergantung pada harga emas global (dunia). []

Komentar

Loading...